Sabtu, 07 Oktober 2017

Teknik closing paling ampuh, cukup 10 menit

Teknik closing adalah merupakan syarat utama dari keberhasilan seorang marketing untuk mendapatkan poin. Banyak sekali teori mengenai tata cara closing yang baik. Namun kali ini akan kita kupas tuntas tentang closing yang efektif dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk meyakinkan calon pembeli atau costumer kita

Gambar : pixabay.com


Pada tulisan kali ini, saya akan menjelaskan urut- urutan closing calon pembeli agar bisa memutuskan untuk membeli dalam waktu yang singkat.

" mas, semua itu kan tergantung calon pembeli, bukan kita " atau
" pada akhirnya semua tergantung konsumen untuk membeli atau tidak "

Pertanyaan diatas kerap kali saya terima pada saat saya memulai pembicaraan tentang closing kepada teman atau karyawan saya sendiri. Memang benar segala sesuatu tentang penjualan berakhir kepada pembeli itu sendiri, calon konsumenlah yang memutuskan ingin membeli produk atau jasa kita. Akan tetapi dengan adanya teknik closing yang akan saya beberkan, tingkat keberhasilannya bisa meningkat.

Baiklah kita mulai tata cara closing yang ampuh dan sebenarnya membutuhkan waktu yang cukup sebentar,

1. BUILDING TRUST

yang dumaksudkan dengan building trust adalah membangun kepercayaan. Bisa dipastikan bahwa kita tidak akan bisa menjual apapun kepada orang yang tidak atau belum percaya kepada kita.

Pelanggan yang sudah percaya dengan kita akan selalu melakukan repeat order kepada kita. Keuntungan lainnya apabila mereka sangat percaya, mereka akan mempromosikan kita kepada saudara, teman ataupun kerabat mereka.

Cara paling mudah dalam membangun kepercayaan adalah dengan menyamakan persepsi kita dengan mereka. Contoh menyamakan persepsi,

- Dari hobi atau kesenangan
Disini kita bisa mulai dari pertanyaan kepada pelanggan tentang hobi mereka, setelah kita mengetahui hobinya, mulailah obrolan tentang hobi mereka

- dari pekerjaan
Mulailah pertanyaan tentang bidang kerja pelanggan, baik tentang cara kerja sampai permasalahan pekerjaan mereka

Anda bisa perhatikan, bahwa langkah menjalin hubungan kepercayaan dimulai dari pertanyaan anda. Ada yang mengatakan bahwa " siapa yang bertanya, dialah yang menang"

Jadi inti dari Building Trust adalah bagaimana calon pelanggan merasakan senang apabila ngobrol dengan kita. Dan kita akan mengetahui calon pelanggan tersebut mulai percaya dengan kita adalah dengan melihat bagaimana mereka menceritakan diri mereka sendiri kepada kita, semakin mereka enjoy menceritakan diri sendiri maka semakin percayalah mereka terhadap kita.

2. BUILDING NEED

Setelah anda membangun kepercayaan kepada calon pelanggan, langkah selanjutnya adalah membangun keinginan atau kebutuhan dari calon pelanggan tersebut.

Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa setiap manusia pasti memiliki keinginan dan kebutuhan pribadi. Jadi sudah menjadi tugas seorang marketing untuk mengetahui keinginan mereka, dan sebaiknya keinginan mereka bisa kita hubungkan dengan produk yang anda tawarkan.

Misalnya, pelanggan Anda adalah karyawan kantor, jadi menjadi tugas Anda menghubungkan produk yang anda tawarkan dapat menunjang kepada pekerjaannya. Bahwa produk Anda dapat meningkatkan karier, percaya diri sampai kebanggaan pada mereka

Dalam ilmu pemasaran building need ini berhubungan dengan Need And Want konsumen. Jadi sebagai seorang salesman profesional anda diharapkan juga mengetahui kebutuhan dan keinginan dari konsumen anda. Semakin Anda mengetahui keinginan pelanggan, maka semakin Anda akan mendapatkan point' dari hubungan tersebut.

Itulah sekelumit teknik closing yang harus anda miliki sebagai seorang marketing maupun sebagai pebisnis. Karena, pebisnis pun harus menguasai teknik dasar tersebut. Kedepannya akan saya tuliskan lebih banyak lagi mengenai lanjutan dari 2 dasar teknik closing diatas. Mudah-mudahan mudahan Anda mendapatkan manfaat dari tulisan ini.

Rabu, 09 Agustus 2017

Sukses Usaha dan Bisnis tanpa Modal

Banyak anggapan bahwa untuk memulai suatu usaha harus memiliki banyak modal. Hal itu memang benar, akan tetapi tahukah anda bahwa banyak sekali bisnis yang bisa anda kerjakan tanpa modal. Ya benar sekali, tanpa modal.

Baca juga : langkah jitu dalam memulai Usaha Bisnis

Dalam tulisan saya saat ini khusus membahas bisnis- bisnis yang bisa dikerjakan oleh anda meskipun tanpa modal. Baiklah langsung saja menuju TKP.

1. Jualan Online
Saat ini bisnis yang seperti ini sudah sangat menjamur, dan banyak sekali pemainnya. Mulai dari orang yang sudah memiliki modal maupun yang tanpa modal. Menjamurnya bisnis seperti ini didorong oleh kemajuan jaman dan juga teknologi

Gambar : pixabay.com

" Mas, kalo jualan kan pasti ada produknya? Sedangkan saya tidak punya uang untuk beli barang..'

Mungkin pertanyaan diatas sering diajukan oleh para pemula. Memang benar yang namanya jualan pasti ada barangnya, tapi disinilah yang akan saya jelaskan bagaimana caranya kita berjualan tanpa memiliki barang dan juga tanpa modal.

Anda bisa saja menjualkan produk milik teman anda, mulai dari baju, sepatu, sandal, hasil kerajinan tangan, asesoris dan lain lain. Karena banyak juga para pengrajin yang kesulitan untuk menjual produk kerajinannya. Anda foto barang tersebut kemudian anda tawarkan di media sosial yang anda miliki. Saat ini Ada banyak media sosial yang bertebaran di internet, facebook. Instagram, google +, Path.

2. Penulis lepas

Kembali lagi, dengan kemajuan jaman yang cepat, dan didukung oleh teknologi yang semakin merakyat, banyak sekali pilihan- pilahan pekerjaan yang tersedia untuk masyarakat. Salah satunya yaitu penulis lepas.

Apabila anda suka dengan menulis, saat ini banyak sekali star up yang menyediakan tempat untuk penulis. UC News, Jalan Tikus dan masih banyak yang lainnya yang menawarkan bagi penulis untuk mencari uang tambahan atau bahkan menjadi pekerjaan pokok bagi sebagian orang.

Memang untuk menjadi seorang penulis tidaklah mudah, akan tetapi dengan anda rutin menulis dan juga belajar dari tulisan- tulisan orang lain maka anda akan menjadi seorang yang profesional. Anda bisa menulis artikel tentang kesehatan, gaya hidup, atau mengenai teknologi.

Saran saya mulailah dari menulis tentang sesuatu yang anda senangi dan kuasai

3. Broker atau makelar atau perantara

Coba anda perhatikan di surat kabar atau dilingkungan anda sendiri. Banyak sekali orang yang menjual barang, mulai dari motor, mobil, rumah. Kalau anda melihat bahwa itu merupakan peluang, segeralah diambil, dan segeralah anda tawarkan barang- barang tersebut kepada orang lain yang membutuhkan.

Gambar : pixabay.com

Usaha yang seperti ini biasanya akan berhasil dan sukses apabila anda memiliki relasi atau teman yang banyak.

Misalnya anda melihat tulisan dijalan " Dijual Rumah ", langkah pertama adalah temui orang yang berniat menjual rumah tersebut, lalu anda bisa bertanya banyak hal. Mulai dari harga, fasilitas, kenapa dijual dan lain sebagainya. Dari sedikit pertanyaan tersebut anda mulai memilik data tentang kondisi rumah tersebut, dan anda bisa menjelaskan kepada calon konsumen anda.

Saat ini sudah banyak usaha jenis ini yang dikemas secara profesional. Ray White dan Era Jaya merupakan contoh nyata bagaimana usaha makelar yang dilakukan secara profesional.

4. Jual Jasa

Secara ilmu marketing, jual jasa adalah menjual diri. Disini yang anda tawarkan bukanlah barang atau produk, melainkan ketrampilan dan keahlian yang anda miliki. Teknisi, Penjahit, Designer, atau membuka bimbingan belajar yang bisa dimulai dari rumah anda sendiri. Pekerjaan diatas adalah contoh kecil dari pekerjaan yang menjual ketrampilan dan keahlian.

Dalam usaha yang seperti ini anda dituntut untuk menguasai dan ahli dibidangnya. Jadi anda harus fokus terhadap keahlian anda.

5. Bisnis kreatif

Saat ini pemerintah sedang menggalakan usaha yang berprinsip kepada enterpreneur muda untuk menciptakan usaha kreatif. Yang dimaksudkan dengan bisnis kreatif adalah suatu usaha yang belum booming atau menciptakan suatu usaha yang baru. Adakalanya dalam menciptakan usaha yang baru tidak membutuhkan modal yang besar. Seperti yang sudah dilakukan oleh beberapa pengusaha, mereka mengambil sampah produksi untuk dijadikan produk unggulan lainnya.

Contohnya, anda bisa mengambil sisa potongan kayu untuk diproses menjadi kerajinan mini, atau anda bisa membuat boneka dari kain perca atau sisa kain dari penjahit, dan lain sebagainya.

Itulah beberapa solusi untuk memulai bisnis tanpa modal atau dengan modal minim, semoga bermanfaat bagi anda semua

Terima kasih

Senin, 12 Juni 2017

Membangun sales force yang Tangguh

Tidak dapat dipungkiri, bahwa tiap pengusaha selalu mengharapkan omset yang tinggi, karena, hanya dengan omset yang tinggilah keberlangsungan usaha anda bisa terus berjalan dan anda mendapatkan penghasilan yang lumayan besar. Untuk itu diperlukan Sales Force yang tangguh

Gambar : pixabay.com
Tapi, tahukah anda, bahwa untuk memperoleh omset yang tinggi tersebut tidaklah mudah. Diperlukan tenaga dan cara berpikir yang ekstra untuk meraihnya. Berbagai macam teori yang dapat anda praktekan, salah satunya adalah dengan cara memiliki tenaga pemasaran atau yang biasa disebut sales force

Pada edisi tulisan kali ini, saya akan khusus menjelaskan tentang bagaimana membangun tim pemasaran yang handal dan tangguh. Mereka tidak gampang menyerah dan selalu mengupayakan bagaimana caranya agar selalu mencapai target.

Baiklah, berikut urutan dalam membangun Sales Force yang tangguh

1. Perekrutan

Betul sekali, langkah pertama membangun tim adalah dimulai dari perekrutan, karena dari sinilah anda akan mengetahui kepribadian, karakter, motivasi kerja calon karyawan anda. Anda bisa memilih diantara sekian orang pelamar untuk menjadi karyawan anda.

Pilihlah karyawan yang memiliki motivasi kerja yang tinggi, karena karyawan yang seperti ini tidak mudah menyerah, dan selalu ingin terus belajar. Jangan lupa untuk menilai kejujuran calon karyawan anda, karena dalam dunia pemasaran banyak sekali celah untuk memainkan keuangan.

2. Training

Setelah anda memperoleh karyawan yang sesuai dengan kriteria anda, langkah selanjutnya adalah melakukan training, baik training class maupun dilapangan. Dalam training class atau training dalan kantor, biasanya anda jelaskan semua tentang seluk beluk pekerjaan yang akan mereka kerjakan, kedisiplinan, tanggung jawab sampai target yang harus mereka capai.

Apabila semua teori sudah anda jelaskan, selanjutnya adalah mengajak sales baru tersebut untuk melakukan pengenalan lapangan. Anda bisa saja mengajak sales tersebut kelapangan langsung untuk bertemu dengan beberapa konsumen. Ajarkanlah cara bertutur kata yang baik dan sopan kepada pelanggan. Anda ajarkan juga bagaimana sikap kita apabila berhadapan dengan pelanggan

Training yang baik akan menghasilkan tenaga pemasaran yang handal

3. Membangun mindset

Membangun mindset merupakan langkah yang harus anda lakukan selanjutnya. Banyak sekali pengusaha yang melupakan langkah ini. Karena mereka beranggapan bahwa cukup karyawan diberi target dan gaji yang cukup maka mereka akan bekerja dengan sendirinya. Ingat, bahwa judul tulisan ini adalah " membangun sales force yang tangguh", bukan cuma memiliki tenaga sales saja.
Gambar : pixabay.com
Disini yang anda bangun adalah cara berpikir karyawan anda. Buanglah cara berpikir sales anda yang ingin hidup rata - rata. Karena seringkali saya sendiri menemui beberapa karyawan yang mempunyai prinsip seperti itu.

   " ah, yang penting saya kerja dan digaji itu sudah cukup "

   " buat apa ngoyo, toh yang kaya nantinya juga bosnya "

Diatas adalah sebagian ucapan karyawan yang memiliki prinsip hidup rata- rata. Jadi disinilah tugas anda untuk mereparasi mindset karyawan anda, agar bisa mengikuti cara berpikir anda. Harapannya agar karyawan anda bisa bekerja lebih optimal

4. Motivasi

Memotivasi disini bisa berupa memberi semangat dengan ucapan dan kata- kata, dan bisa berupa bonus. Memberi motivasi harus anda lakukan agar sales anda terus menerus berusaha bekerja untuk mencapai target dan bahkan terobsesi untuk melebihi dari target yang anda buat.

Motivasi sederhananya adalah buatlah karyawan anda menjadi penting di perusahaan anda. Kebanyakan karyawan senang sekali apabila keberadaannya dianggap penting. Bahwa dengan memiliki karyawan yang ada dapat membuat perusahaannya tumbuh, dengan tumbuhnya perusahaan maka penghasilan karyawan juga akan ikut terdongkrak dan lain sebagainya.

5. Evaluasi

Langkah selanjutnya adalah selalu diadakan evaluasi kerja untuk tenaga pemasaran. Evaluasi kerja meliputi, hasil kerja, disiplin kerja, pencapaian target, kecakapan komunikasi dan lain lain. Tujuannya jelas agar anda bisa memperhitungkan target kedepan maupun persiapan anggaran perusahaan.

Apabila terdapat karyawan yang tidak memenuhi kriteria, segera diambil tindakan. Bisa saja anda memberikan tambahan motivasi, memberikan teguran, bahkan kalau dianggap perlu bisa saja anda berhentikan. Tapi perlu diingat bahwa memberhentikan karyawan adalah opsi paling terakhir.

6. Team Work

Tidak dapat dipungkiri, bahwa tenaga penjual itu harus memiliki team work atau bekerja sama dalam tim. Karena apalah gunanya apabila anda memiliki beberapa tenaga pemasaran, hasil antara sales yang satu dengan yang lainnya terlalu timpang. Oleh sebab itu dibutuhkan kerja sama antar karyawan.

Disini, anda bisa memecah karyawan anda menjadi beberapa tim. Dan masing masing tim memiliki targetnya sendiri. Harapannya agar terjadi persaingan ( dalam arti yang positif ) dan bisa saling memacu antar tim. Sales yang penjualannya tertinggi bisa membantu temannya yang lain, mendorong supaya lebih bersemangat dalam berusaha.

Demikianlah tulisan saya mengenai bagaimana membangun tenaga Sales force yang tangguh.

Terima kasih

Selasa, 30 Mei 2017

Usaha yang membuat Cepat Kaya

Gambar : Pixabay.com
Wow..Judul artikel yang sangat bombastik dan menggiurkan " Cara Cepat jadi Kaya". Judul diatas mungkin sudah banyak yang menulis, karena menggambarkan keinginan setiap orang dan khususnya para pengusaha.

Pada era modernisasi seperti saat ini, banyak sekali masyarakat yang menginginkan kekayaan dengan cara cepat. Mereka tergiur oleh kesuksesan para pengusaha yang bergelimangan harta. Karena setiap waktu dan setiap saat, baik dilayar televisi maupun di sosial media, kita disuguhi deretan pawai kemegahan oleh hasil keringat pengusaha tersebut atau kekayaan artis nasional, mulai dari rumah mewah, mobil mewah serta gaya hidup yang glamour

Dengan tontonan seperti itu memang sangatlah wajar apabila kita menginginkan kehidupan seperti itu. Sebut saja penghasilan artis nasional yang sekali tampil saja bisa menghasilkan jutaan bahkan sampai puluhan juta rupiah. Atau jumlah kekayaan pengusaha kelas internasional seperti; Bill Gates, Mark Zuckerberg, Jack Ma dan lain sebagainya.

Mungkin anda berpikir, bagaimana caranya agar bisa mengumpulkan kekayaan seperti mereka.

Berikut akan saya jelaskan bagaimana caranya agar bisa cepat kaya.

A. BEKERJA KERAS

Yup..syarat pertama agar cepat kaya adalah dengan bekerja. Apakah anda pikir pengusaha macam Bill Gates bisa kaya tanpa bekerja? Kalau anda pikir Bill Gates bisa kaya tanpa bekerja anda keliru besar. Karena sebelum Bill Gates kaya raya seperti sekarang, dia sudah melakukan suatu pekerjaan yang keras, berpikir cerdas dan kadang disertai kegagalan. Tapi semua itu dia lakukan tanpa berpikir untuk menyerah. Bekerja siang dan malam sudah biasa. Dan hasilnya bisa anda saksikan saat ini dengan jumlah kekayaan yang sangat besar.

Ingat, tidak ada sesuatu yang instan, semua memerlukan proses, jika anda mengharapkan kekayaan datang saat ini tanpa bekerja itu sangat mustahil, kecuali anda sekarang menikah dengan orang yang kaya raya.

Jadi bekerja keraslah mulai sekarang. Ya..mulai sekarang, jangan ditunda lagi, agar 1 tahun kedepan anda akan bisa merasakan hasil yang anda kerjakan sekarang

B. BEKERJA CERDAS

Banyak orang yang mengira bahwa kerja cerdas merupakan kebalikan dari kerja keras, atau bisa dibilang lawan dari kerja keras. Anggapan itu sangat keliru. Karena kerja cerdas itu merupakan kelanjutan dari kerja keras. Ingat, jangan dibalik. Anda boleh bekerja dengan cerdas setelah anda melalui yang namanya kerja keras.

Bekerja dengan cerdas biasanya berhubungan dengan teknologi dan Sistem kerja. Saat ini banyak pengusaha muda yang lebih memikirkan cara yang seperti ini, dan banyak juga yang meraup keauksesan dan keuntungan yang lumayan besar. Contoh model bekerja cerdas adalah bagaimana pengusaha Nadiem Makarim membuat aplikasi GoJek. Apakah dia menciptakan usaha yang baru? Tentunya tidak. Pria kelahiran 4 Juli 1984 ini cuma memikirkan bagaimana caranya mengelola para tukang ojek yang berserakan ( maksudnya jumlahnya sangat banyak ) untuk dikelola secara profesioanal. Dan hasilnya sangat fenomenal. Karena sampai saat ini sudah lebih dari 100.000 driver ojek yang bergabung dibawah management Gojek.

Coba anda bayangkan berapa penghasilan seorang Nadiem Makarim dari GoJek. Sistem yang dipakai adalah 80:20, yang artinya 80% untuk driver, sedang 20% untuk perusahaan. Misal, asumsi minimal omaet 1 driver 20.000 saja, maka perusahaan mendapat 4.000 dikalikan 100.000 jumlah driver, hasilnya sudah 400 juta perhari. Woooww angka yang fantastis

Tapi perlu diingat, bahwa sebelum GoJek terkenal, kerja keras yang bagaimana yang sudah dilalui oleh Nadiem Makarim. Mulai dari membuat aplikasi, melobi para tukang ojek, memikirlan sistem kerja, sampai adanya ketegangan antar tukang ojek. Semua itu membutuhkan kerja keras juga.

C. INOVATIF

Kreatif dan inovasi selalu digambarkan dengan pemikiran diluar kotak " out of box ". Istilah itu sudah sangat populer di masyarakat. Dampaknya bisa anda perhatikan dari bisnis- bisnis anak muda jaman sekarang. Mulai dari bisnis kuliner, semua berlomba- lomba memberikan sesuatu yang beda, lain dari yang lainnya. Mulai dari makanannya yang unik, sistem pelayanannya yang aneh bahkan tempat jualannya yang lain dari yang lainnya.

Seperti para pengusaha senior yang mengatakan bahwa, apabila anda berbisnis jadilah yang pertama, kalau tidak bisa jadilah yang terbaik, kalau masih belum bisa maka jadilah yang terunik ( atau menurut saya pribadi lebih ke arah aneh ).

Untuk bisnis yang mengandalkan teknologi, banyak sekali bermunculan bisnis yang mungkin tidak terpikirkan oleh kebanyakan orang. Contoh, bukalapak, tokopedia, traveloka, dan masih banyak yang lainnya. Pengusaha yang bergerak dibidang ini biasanya dikerjakan oleh para pengusaha muda, dimana mereka memiliki banyak sekali ide bisnis yang fresh dan out of box.

Pengusaha- pengusaha muda biasanya memiliki karakter yang energik, banyak ide, dan selalu optimis. Mereka selalu melakukan suatu usaha dengan inovasi, dan apabila gagal mereka masih memiliki ide brilian yang lainnya, dan biasanya berhubungan dengan teknologi.


D. MEMPERBANYAK HUBUNGAN / NETWORKING

Gambar : Pixabay.com

Setelah kerja keras lalu kerja cerdas dan kemudian anda inovatif, selanjutnya adalah perbanyaklah hubungan dengan orang lain. Bisa sesama pengusaha atau tetangga sekitar, dan bisa juga teman sekolah. Karena dengan memperbanyak hubungan maka anda akan memiliki point penting dalam berbisnis. Karena dalam berbisnis semakin banyak hubungan maka semakin besar kemungkinan anda berhasil.

Misalnya anda sering ngobrol atau sharing dengan pengusaha lainnya, maka secara tidak langsung, anda akan menemukan ilmu baru atau ide yang baru. Ada kalanya ide tersebut bisa diterapkan dalam model bisnis anda. Karena prinsip bisnis adalah saling berbagi.

Banyak sekali dari pengusaha- pengusaha yang ingin menularkan ilmunya kepada orang lain.Contoh Bob Sadino, beliau tidak pelit ilmu dan bahkan sering mengajak pemuda - pemuda untuk belajar bisnis dan mendirikan usaha sendiri. Banyak sekali ide dan pemikiran beliau yang sampai saat ini di tiru oleh pengusaha muda. Pemikiran beliau yang sangat sering kita dengar adalah; Orang " Pintar" biasanya banyak ide, bahkan mungkin terlalu banyak ide, sehingga tidak satupun menjadi kenyataan, sedangkan orang "bodoh" mungkin hanya punya satu ide dan satu itulah yang menjadi pilihan usahanya "

Banyak sekali pengusaha yang suka menularkan ilmunya, jadi perbanyaklah hubungan dengan orang lain, agar kita bisa mendapatkan ilmu dan bahkan pengalaman dari orang lain.
Ingin belajar investasi Reksadana, klik disini 
https://drive.google.com/file/d/0Bzi4DYTrsVeWRUdRTlViWERzTTg/view?usp=drivesdk Semoga tulisan diatas memberikan suntikan motivasi kepada anda semua
Terima kasih

Minggu, 21 Mei 2017

Meloloskan diri dan lepas dari kebangkrutan usaha


Adakalanya usaha yang kita tekuni mengalami kerugian dan bangkrut. Hal itu merupakan resiko yang harus diterima oleh pengusaha. Suka ataupun tidak suka, kerugian terkadang datang menghampiri kita, dan kita sebagai pebisnis harus siap untuk menghadapinya.

Datangnya kerugian bisa disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya;
  • Omset yang menurun
  • Profit yang kecil
  • Biaya cost yang tinggi
  • Di korupsi oleh karyawan 
  • Produk atau jasa yang kurang dibutuhkan masyarakat
Setelah kita mengetahui penyebab kerugian dalam berbisnis seperti yang tertulis diatas, maka kita bisa belajar bagaimana caranya agar kita bisa lepas dari kerugian. 
Berikut cara- cara lepas dari kebangkrutan berdasarkan faktor penyebab kerugian;

A. OMSET MENURUN

Siapa sih yang mau, usaha yang kita rintis mulai dari nol tiba- tiba omsetnya mulai menurun. Tentu kita tidak ingin kejadian itu terjadi terhadap usaha kita. Karena omset merupakan jantung dari usaha dan bisnis. Yang ada, kita selalu mengupayakan agar omset kita bisa stabil dan selalu bergerak naik.

Tapi, apabila sudah terjadi, maka kita harus segera berpikir keras agar jangan sampai penurunan omset terus berulang. Langkah- langkah yang harus kita lakukan adalah;
  • Segera instropeksi 
  • Cari penyebab penurunan omset tersebut
  • Action
Lakukanlah langkah- langkah diatas. Misalnya bisnis anda bergerak dalam bidang jasa, segera anda cari informasi, apakah penurunan tersebut disebabkan kompetitor anda memberikan pelayanan yang lebih baik. Atau anda membuka bisnis toko klontong, anda cari tahu apakah toko didekat anda menjual dengan harga yang lebih murah. Setelah anda mengetahui penyebabnya, segeralah action agar tidak terlambat.

Untuk anda yang memiliki bisnis yang sumber omset anda berasal dari tenaga marketing, maka segera dievaluasi kinerja karyawan anda. Bisa jadi mereka ;
  • Mulai jenuh dengan rutinitas 
  • Mulai mencari pekerjaan yang lainnya
  • Sudah tidak fokus dengan pekerjaaanya
  • Dan lain sebagainya
Setelah anda mengetahui penyebab terjadinya penurunan omset yang berasal dari tenaga marketing, maka segeralah berbenah. Misalnya anda bisa menciptakan suasana yang menyenangkan dikantor, agar karyawan tidak bosan.

Sesekali pada saat meeting dan breafing beri suatu permainan yang bisa membuat kekompakan tim.

 Dan yang teakhir ajaklah karyawan anda rekreasi pada hari atau tanggal tertentu, bisa juga mengajak keluarga, tujuannya sudah pasti, karyawan anda akan fresh pada keesokan harinya, dam tentunya membuat karyawan lebih produktif

B. PROFIT YANG KECIL

Terkadang usaha yang kita kerjakan memberikan keuntungan yang kecil, hal ini biasanya terjadi pada beberapa bisnis, misalnya;
  • Barang sembako
  • Dagang pupuk bersubsidi
  • Produk plastik, kertas
  • Bisnis fotocopy
  • Dan lain lain
Apabila anda berbisnis seperti yang saya sebutkan diatas, maka anda harus pintar- pintar menghitung profit dan mengatur pengeluaran. Dalam model bisnis seperti ini kuantitas merupakan prioritas yang harus dilakukan atau istilahnya faktor kali yang bisa menentukan. Meskipun profitnya kkecil, tapi faktor kalinya besar, maka hasil yang anda dapatkan bisa besar pula. 

Jadi untuk mengantisipasinya anda harus menjual barang sebanyak mungkin. Bisa saja anda memberikan diskon, bonus atau program tertentu kepada konsumen agar konsumen melipat gandakan pembeliannya.

C. BIAYA YANG TINGGI

Faktor ini yang seringkali menyebabkan kerugian pada suatu usaha. Biaya yang tinggi bisa berupa ;
  • Salah dalam pembelian ( ada tempat kulakan yang lebih murah )
  • Gaji karyawan yang tinggi ( diatas standar usaha sejenis )
  • Kurang hemat dalam pengeluaran ( listrik, ATK )
  • Operasional yang tinggi
Diatas mmerupakan penyebab usaha anda bangkrut. Cara agar usaha anda bisa bertahan menghadapinya adalah anda catat poin penting diatas, kemudian anda evaluasi dan berilah solusinya. Contoh, bila anda sudah tahu tempat kulakan yang lebih murah, segeralah anda berpindah kesana, agar harga produk anda bisa bersaing dengan kompetitor anda.

Apabila pengeluaran rutin bulanan anda tinggi, carilah pos yang paling tinggi pengeluarannya. Kemudian berhematlah, misal biaya listrik yang tinggi. Anda bisa menganjurkan karyawan anda untuk memakai mode sleep untuk komputer, jangan menggunakan screen saver.
Matikan AC pada saat istirahat, menggunakan kertas bekas ( kertas yang masih kosong dibagian belakannya ) untuk membuat laporan.

D.KORUPSI OLEH KARYAWAN

Korupsi adalah kata - kata yang sangat tidak asing ditelinga kita. Dan bisakah anda bayangkan, bahwa uang yang anda kumpulkan sedikit demi sedikit, tiba- tiba dikorupsi oleh karyawan. Dan korupsi biasanya paling sering terjadi pada usaha yang sistem pembayarannya langsung kepada karyawan anda. Contoh bisnis seperti ini; koperasi, leasing, penjualan secara kredit, bahkan Bank pun terkadang mengalaminya.

Seringkali saya pribadi mendengar usaha rekan saya, atau pernah juga usaha saya pribadi yang mengalaminya. Dan proses terjadinya korupsi biasanya karena, pelanggan yang membayar tidak langsung disetorkan ke perusahaan oleh petugasnya. Alasannya adalah pelanggan yang belum membayar, dan biasanya uang tersebut dipakai terlebih dahulu untuk kebutuhan karyawan yang bersangkutan.. Dalam pikiran karyawan,  nanti pada saat gajian mereka akan menggantinya. Pas tiba waktunya untuk mengganti, mereka biasanya merasa sayang untuk mengurangi gaji mereka untuk membayar uang yang mereka pakai. Dan anda bisa memastikan, pada akhirnya mereka menggunakan uang perusahaan dalam jumlah yang banyak.

Agar kejadian diatas tidak menimpa kepada usaha anda, sebaiknya anda mulai merasa curiga apabila setoran karyawan anda mulai menurun. Segeralah anda cross cek kepada pelanggan anda, dan kegiatan cross cek ini anda lakukan secara rutin, agar karyawan anda takut untuk berbuat korupsi.

Seperti yang saya jelaskan diatas, bahwa kita sebagai pemilik bisnis mengumpulkan sedikit demi sedikit keuntungan usaha. Apabila usaha kita dikorupsi sudah tentu akan mempengaruhi keuangan anda dan juga arus kas perusahaan anda. 

E. PRODUK YANG MASIH BELUM ATAU SUDAH KURANG DIBUTUHKAN MASYARAKAT

Bisnis yang berikut ini merupakan bisnis yang menjual produk yamg terkadang belum dibutuhkan oleh masyarakat atau bisnis yang sifatnya sementara. Banyak sekali pebisnis yang masuk dalam lingkup ini karena melihat peluang yang bagus. Tapi mereka lupa bahwa bisnis ini gampang sekali booming dan gampang sekali hilang.

Yang paling hangat adalah bisnis batu akik. Banyak sekali yang melihat bisnis ini sangat menggiurkan. Bayangkanlah, satu bongkah batu kita beli sekitar beberapa ratus ribu atau sejutaan. Setelah dibagi menjadi bagian kecil dan diproses menjadi cincin atau kalung, batu tersebut bisa dihargai ratusan bahkan jutaan untuk satu produk. Jadi dari 1 bongkahan batu bisa menjadi 10 atau lebih, dan dengan menjual 1 atau 2 saja sudah balik modal. Tetapi produk ini tidak begitu dibutuhkan oleh masyarakat. Setelah beberapa saat bisnis ini menghilang begitu saja dan menyisakan barang dagangan yang sudah tidak bernilai kembali atau dalam arti kata tidak laku lagi.

Atau anda memiliki kreatifitas menciptakan suatu produk, sedang produk tersebut peminatnya sedikit, dan biaya yang dikeluarkan anda lumayan banyak. Bisa saja produk anda laku, akan tetapi tidak bisa cepat dan akhirnya keuntungan anda tidak bisa mencukupi kebutuhan anda.

Jadi Pilihlah bisnis yang memiliki pasar stabil. Dan tentunya produk anda adalah produk yang dibutuhkan oleh masyarakat, Misalnya jual beli HP baru atau bekas atau bisnis kuliner. Ingatlah bahwa bisnis yang tidak ada matinya ( selalu dibutuhkan masyarakat ) meliputi;

  • Pendidikan
  • Makanan
  • Kesehatan.
Pilihlah model bisnis diatas agar usaha anda bisa berjalan dengan lancar

F. CARI INVESTOR

Mencari investor adalah langkah terakhir untuk menyelamatkan usaha, apabila usaha anda diambang kebangkrutan gara- gara kehabisan modal. Bisa jadi usaha anda sudah memerlukan bantuan dari pihak ketiga. Tapi berhati- hatilah dalam mencari investor, jangan sampai setelah mendapatkan investor, usaha anda malah habis ( yang dimaksud habis akan saya jelaskan pada tulisan yang lain ). Karena bermacam - macam tipe investor. Mencari investor itu susah- susah mudah, dibilang susah tapi banyak orang kaya yang bingung mencari usaha, dibilang mudah tapi banyak calon inveator yang takut menanamkan modalnya.

Disinilah peran penting ilmu me lobby anda di uji. Seni melobby merupakan ilmu dasar seorang pengusaha, jadi keberhasilan anda tergantung bagaimana anda meyakinkan calon investor agar yakin menaruh modal atau saham kepada usaha anda.

Itulah cara agar anda bisa memiliki bisnis yang baik dan tidak sampai terjadi kerugian, dan ujung- ujungnya bangkrut. Tekankan prinsip selalu evaluasi bisnis anda jangan sampai terlambat mengantisipasinya, agar usaha anda tetap bisa berdiri dan berkembang seperti yang anda harapkan.

Minggu, 14 Mei 2017

Bisnis adalah permainan


Saat ini kita sampai pada filosofi bahwa bisnis merupakan suatu permainan, dimana ada yang kalah dan ada yang menang. Untuk yang menang janganlah tinggi hati, sedangkan yang kalah jangan bersedih hati, putus asa, dan menyerah.

Untuk yang sedang kalah atau gagal, jangan berkecil hati. Berikut ini merupakan kutipan dari bapak Dahlan Iskan agar kita tetap semangat,

       " Setiap orang memiliki jatah gagal, maka habiskanlah jatah gagal anda agar anda bisa berhasil "

Ya, kutipan tersebut menurut saya pribadi begitu realistis, tidak bertele- tele dan tidak memberikan mimpi yang indah- indah kepada calon pengusaha, karena banyak sekali motivator- motivator yang menyampaikan yang indah- indah tentang pengusaha, tanpa menjelaskan sikap yang bagaimana yang kita persiapkan apabila kita gagal.

Banyak cerita, bahwa setiap pengusaha pasti merasakan kegagalan. Karena mereka beranggapan bahwa kegagalan merupakan proses yang harus dilalui untuk menjadi pengusaha. Bapak Ciputra juga pernah mengalaminya. Anda tahu bahwa Ciputra merupakan pengusaha sukses dibidang properti, dan merupakan salah satu pengusaha terkaya di Indonesia. Dan pernah pada suatu waktu Beliau menyatakan bahwa satpamnya lebih kaya dari dia, dikarenakan kebangkrutan yang pernah dialaminya. Akan tetapi, dengan kegagalan tersebut justru menjadi pelecut dan motivasi agar bisa kembali bangkit.

Jadi banyak sekali cerita - cerita pengusaha yang bisa memotivasi kita ( mudah- mudahan kedepannya saya bisa menulis tentang cerita pengusaha- pengusaha sukses ). Dari pengalaman mereka kita bisa belajar tentang berbisnis. Dan tentunya bukan hanya cerita kesuksesannya saja, tapi kita juga bisa belajar dari kegagalan mereka.

Kembali ke filosofi bisnis adalah permainan. Adakalanya saat kita menjalankan bisnis kita sampai pada suatu cerita tentang kegagalan. Dan bayangan kita tentang kegagalan adalah suatu hal yang menakutkan. Tapi mudah mudahan dengan filosifi ini kita akan berpikir positif dalam menghadapi kegagalan. Karena apabila saat ini kita gagal, masih ada waktu lagi untuk kita berjuang kembali. Seperti permainan, entah itu sepak bola, catur, balap motor dan lain sebagainya, apabila saat ini kita kalah, masih ada hari esok untuk berusaha kembali karena permainan bukan hanya hari ini saja.

Tidak perlu meratapi kekalahan hari ini, begitu juga tidak perlu menangisi kegagalan saat ini. Yang ada adalah anda jangan sampai patah semangat dan terus berusaha. Karena apabila anda meratapi kegagalan anda, yang ada adalah penyesalan dan akhirnya berpikir negatif tentang berbisnis, tentang kekurangan anda dan lebih parahnya lagi adalah anda meratapi tentang hidup ini tidak adil. Kalau sudah seperti itu, anda akan merasakan sesaknya hidup.

Seorang motivator Nasional yang terkenal yaitu Andrie Wongso seringkali menyatakan;

   " Dunia itu keras apabila kita lunak terhadap diri sendiri, dan dunia akan lunak apabila kita keras terhadap diri kita sendiri."

Yup..motivasi diatas yang paling saya tanamkan kepada diri saya sendiri. Jadi tidak ada alasan menyesali kegagalan, yang ada adalah bangkit, bangkit dan bangkit lagi. Anggaplah kegagalan kita saat ini seperti kalah dalam permainan dan besok kita masih bisa bermain lagi.

Dan bagi anda yang menang, mudah- mudahan anda dapat belajar dari yang kalah, agar anda bisa menyiapkan diri apabila jatah gagal menghampiri anda. Tapi saya doakan anda yang menang dan sukses tidak merasakan kegagalan, sedangkan untuk anda yang gagal bisa segera bangkit kembali.

Salam hormat
Sandra Yudha

baca : menjaga kesehatan mata

Jumat, 12 Mei 2017

Membuat karyawan loyal

Siapa sih yang tidak ingin memiliki karyawan yang loyal. Pastinya semua pengusaha menginginkannya. Karena dengan memiliki karyawan yang loyal, maka anda bisa menghemat biaya, mulai dari biaya perekrutan, biaya training dan biaya lainnya.

Dalam melakukan suatu usaha kita selalu membutuhkan bantuan tenaga, mulai dari tenaga pemasaran, tenaga administrasi, karyawan toko, dll. Semua itu dibutuhkan agar pekerjaan kita menjadi ringan dan dapat mengerjakan sesuatu dengan cepat. Akan tetapi seringkali karyawan kita tiba- tiba berhenti, dan alasannya bermacam- macam. Ada yang beralasan pindah kerja, sakit, membantu orang tua dsb.

Padahal setiap orang sesungguhnya masih butuh pekerjaan. Oleh sebab itu sering muncul pertanyaan dibenak kita;

   " kenapa mereka berhenti ? ""
   " apakah penghasilan mereka kurang ? "
   " Apakah kita terlalu pelit ? "
   " apakah mereka ingin naik jabatan

Dengan melihat pertanyaan- pertanyaan diatas sebenarnya dapat kita simpulkan sendiri dengan sederhana bahwa;
  • Karyawan ingin penghasilan yang lebih agar dapat menabung
  • Karyawan ingin kita sebagai pengusaha loman ( suka memberi )
  • Karyawan ingin suasana kerja yang nyaman
  • Karyawan ingin adanya jenjang karir
Apabila kita sudah memberikan hal- hal diatas maka kita nggak usah kawatir akan ditinggal oleh karyawan. Selebihnya tinggal memberikan sentuhan sedikit saja. Berikut sentuhan sentuhan agar lebih mengikat karyawan;



A. IKATAN EMOSI

Banyak dari karyawan yang tidak bisa berhenti karena ikatan ini. Ikatan emosi dalam artian anda memahami tugas tugas karyawan anda. Misal jangan memberikan perintah atau menyuruh karyawan anda disaat jam istirahat atau pada saat karyawan anda sudah waktunya pulang. Atau memberikan tugas yang memang bukan tugasnya, karena apabila anda melakukannya maka mereka tetap akan mengerjakannya tapi dengan hati yang dongkol dan terpaksa. Biasanya dari sinilah awal karyawan anda ingin berhenti atau pindah kerja.
Contohnya; apabila karyawan anda memiliki putra, anda bisa menanyakan kabar putra mereka, entah kabar tentang sekolah mereka sampai peringkat berapa. Atau mungkin anda menanyakan kabar keluarga mereka mulai dari orang tuanya sampai saudaranya. Dari sini biasanya timbul ikatan emosi antara pengusaha dengan karyawannya.

B. KEKELUARGAAN

Inilah yang seringkali dilupakan. Sering pengusaha atau atasan yang menganggap karyawan itu adalah bagian dari pekerjaan jadi tidak dibutuhkan hubungan ini. Dalam pikiran mereka, karyawan adalah pekerja yang bekerja dan nantinya mendapat gaji, selesai. Dan akhirnya mereka bekerja diibaratkan sebuah robot.

Ada baiknya anda melakukan kunjungan kerumah karyawan anda entah sebulan sekali atau beberapa bulan sekali dengan harapan tercipta hubungan yang baik. pabila anda melakukannya maka karyawan anda akan senang dan mereka akan bekerja dengan senang hati pula.

C. BONUS

Bonus seringkali memberikan rangsangan kepada karyawan agar berusaha lebih giat lagi. Dengan anda memberikan bonus, maka karyawan akan senang, karena hasil kerja mereka anda hargai. Bisa dikatakan bahwa dengan adanya bonus maka karyawan akan betah, dan berpikir 2 kali apabila ingin berhenti kerja

Berbagai macam bonus yang bisa anda berikan kepada karyawan anda;

  • Bonus penjualan apabila mencapai target yang ditentukan
  • Bonus penagihan untuk perusahaan yang bergerak dibidang kredit 
  • Bonus team apabila dalam satu team berhasil mancapai target
D. MEMBERIKAN PENGHARGAAN YANG TULUS


Penghargaan yang tulus ini adakalanya tidak berhubungan dengan materi sama sekali, dan merupakan cara sederhana dan paling murah. Akan tetapi banyak sekali atasan atau pengusaha yang melupakan hal sederhana seperti ini. Apabila anda melakukannya dampaknya biasanya sangat luar biasa terhadap perusahaan anda.

 " kenapa bisa seperti itu.."

Karena ini berkaitan dengan perasaan, perasaan diakui dan dianggap penting
oleh orang lain. Karena perasaan tidak bisa diukur oleh materi. Dan biasanya membuat pekerja atau karyawan akan iklhlas dalam bekerja dan mengikuti anda


E. SUASANA KERJA YANG MENYENANGKAN

Buatlah lingkungan kerja di perusahaan anda menyenangkan, baik bagi anda maupun bagi karyawan anda. Karena dengan suasana kerja yang menyenangkan maka karyawan anda akan enjoy menjalani hari harinya. Banyak sekali perusahaan yang berani memberikan gaji yang besar, tapi kenapa banyak karyawannya yang sering keluar masuk?  Ini biasanya disebabkan mereka tidak nyaman dan enjoy. Mereka tertekan dan adakalanya mereka dianggap seperti robot.

Oleh sebab itu selalu ciptakan suasana yang menyenangkan agar mereka betah dan akan melupakan permasalahan kerja yang mereka hadapi.

Itulah tips agar anda bisa memiliki karyawan yang loyal. Dan semoga dengan memiliki karyawan yang loyal, omset anda bisa naik dan perusahaan anda bisa berkembang.

Terima kasih







Jumat, 05 Mei 2017

Bagaimana cara meningkatkan omset usaha

Gambar : Arya Design
Usaha atau bisnis tanpa omset yang pasti (stabil ) lambat laun akan mengalami kemunduram dan bahkan bisa menyebabkan kebangkrutan. Karena stabilitas omset itu harus tetap dijaga. Sebagai pengusaha anda pasti akan tahu bahwa omset yang naik turun secara drastis itu sangat - sangat tidak baik bagi perusahaan.

Oleh karena itu, semua perusahaan menerapkan target bagi perusahaan, yang mana dari target tersebut sudah dihitung semua beban biaya, kewajiban dan juga profit.

Kembali ke topik semula, yaitu bagaimana sih caranya agar omset usaha kita bisa naik. Berikut ini akan saya jelaskan kepada anda teorinya dan anda tinggal menerapkan terhadap usaha anda.

1. Promosi

   " usahaku sudah jalan satu tahun, tapi kenapa kok omsetnya masih tetap ? "

   " mas, kenapa omset usahaku nggak ada perkembangan ya.."

Seringnya saya ditanya mengenai omset oleh rekan- rekan. Dan biasanya berujung sharing tentang dunia marketing.
Sebenarnya kata promosi in sudah sangati sering kita dengar, dan pastinya anda sudah  paham tentang promosi, akan tetapi, terkadang kita lupa. Entah karena kesibukan kita atau mungkin kita sudah merasa bahwa bisnis kita sudah berjalan. Dan anda mengatakan,

   " ngapain sih promosi, toh usahaku sudah dikenal. "

Tidak salah anda mengatakan seperti itu, akan tetapi dalam dunia bisnis persaingan pastinya sangat ketat, jadi apabila anda kurang dalam promisi atau tidak melakukannya sama sekali, maka  kompetitor anda yang akan melakukannya dan perlahan anda akan kehilangan pelanggan.

Baca : membesarkan dan mengembangkan bisnis

Sebenarnya fungsi dari promosi itu sendiri, adalah untuk memperkenalkan kepada khalayak ramai tentang perusahaan dan produk anda. Jadi apabila anda memproduksi produk yang baru, maka seyogyanya anda perkenalkan kepada masyarakat tentang keunggulan produk tersebut.

Biasanya dalam promosi, anda akan memberikan semacam penawaran menarik kepada pelanggan, dengan harapan setelah anda melakukan promosi omset anda naik dan usaha anda semakin dikenal. Contoh promosi biasanya seperti yang tertulis dibawah ini;

  • Memberikan diskon atau potongan harga
  • Buy 1 get 1 atau beli satu bonus satu
  • Memberikan kupon undian
  • Cross selling atau beli produk bonus produk tertentu dimana anda menjalin kerja sama dengan pemilik produk lain yang dibagikan sebagai bonus
  • Kalau perusahaan anda kuat, anda bisa memberikan tester atau contoh produk secara gratis 
  • Dan lain lain
Apabila sudah mempromosikan produk atau usaha anda, tugas berikutnya adalah menghitung atau menganalisa seberapa besar dampak dari promosi tersebut. Seandainya perkembangannya bagus, berarti sering- seringlah melakukan promosi. Namun apabila tidak bagus, berarti anda pikirkan sekali lagi apakah ada yang keliru selama melakukan promosi. Bisa saja produk anda memang tidak atau belum terlalu dibutuhkan oleh masyarakat


2. Iklan

Selain untuk mempromosikan produk, atau membuat orang tertarik, iklan terkadang hanya sebagai pengingat. Ya..betul sebagai pengingat. Pengingat bahwa produk anda masih ada dipasaran atau pengingat bahwa perusahaan anda masih ada dan eksis.

Anda lihat terkadang ada perusahaan yang banyak menghamburkan uang dalam beriklan. Yang seperti ini biasanya dari perusahaan rokok. Mereka biasanya mengeluarkan biaya yang tidak sedikit dalam beriklan, bisa sampai ratusan milyar hanya untuk iklan dimedia elektronik.

Bisa kita bayangkan, uang ratusan milyar hanya untuk biaya iklan di TV, itupun dilakukan tiap bulan.

Tapi dari semua pengeluaran tersebut, mereka meraup omset dan keuntungan yang luar biasa. Jadi usahanlah bisnis anda untuk beriklan agar menjadi terkenal dimasyarakat. Anda bisa mengiklankan usaha atau produk anda melalui ;

  • TV nasional ataupun TV Lokal
  • Koran - koran
  • Majalah
  • Radio
  • Website atau blog - blog 
Pada saat anda ingin beriklan, pastikanlah dahulu tentang besar biaya dan budget anda. Jangan sampai anda melakukannya dengan membabi buta tanpa perhitungan yang jelas agar jangan sampai besar pasak daripada tiang

3. Jadi Sponsor suatu kegiatan


Ikut serta dalam kegiatan - kegiatan dimasyarakat, semisal lomba lari 10k disponsori oleh perusahaan anda, atau lomba burung berkicau dengan sponsor produk anda, dan yang paling sering diadakan adalah acara jalan sehat atau jalan santai yang diadakan baik dipusat kota maupun didaerah pinggiran dan pedesaan

Misalnya usaha anda bergerak dibidang konveksi dan sablon, maka anda berikan sampel kaos bertuliskan nama perusahaan anda kepada panitia, dan diusahakan kaos tersebut dipakai oleh panitia pada saat kegiatan tsb berlangsung. Atau usaha anda bergerak di bidang kuliner, anda bisa memberikan beberapa nasi kotak kepada panitia atau bahkan kepada peserta lomba, dan tentunya nama perusahaan dan kontak anda tercantum dengan jelas di bungkus kotak nasi tersebut.

4. Sales force

Tenaga pemasaran dapat anda andalkan untuk meningkatkan usaha anda. Dengan adanya tenaga pemasaran maka usaha anda bisa lebih cepat perkembangannya. 

Memang dalam mencari sales force itu susah- susah mudah. Dibilang susah, tapi banyak pengangguran. Dibilang mudah, banyak yang enggan untuk terjun dibidang ini. Ada anggapan bahwa tenaga pemasaran adalah pekerjaan yang rendahan, tidak bonafit dll. 

   " bro, saya malu kalau jualan"

   " mas, aku gak bisa merayu orang , "

Kutipan diatas sering kali saya dengar dari mulut orang yang saya tawari untuk bekerja dibidang ini. Oleh sebab itu, banyak perusahaan yang memberikan berbagai macam fasilitas dalam merekrut tenaga ini dan biasanya mereka sangat diprioritaskan dalam banyak hal dibandingkan tenaga yang lain.

Perhitungan yang sangat dianjurkan dalam merekrut tenaga pemasaran adalah; 
  • Target
  • Biaya langsung berupa gaji dan komisi
  • Biaya operasional, uang transport, akomodasi dan uang makan
  • Bonus
Perhitungan diatas sangatlah penting, karena berpengaruh terhadap motivasi dan semangat kerja. 

Pertama hitunglah dari target terlebih dahulu, dimana dari target tersebut anda bisa hitung berapa persen keuntungan anda, kemudian dari keuntungan tersebut berapa persen yang anda sisihkan untuk tenaga pemasaran tersebut.

Penjualan merupakan ujung tombak dari suatu usaha, tidak perduli produk yang anda buat tanpa adanya penjualan yang baik maka usaha anda akan bangkrut. Dengan adanya sales force usaha anda akan lebih cepat tercapat targetnya.

Segera terapkanlah tulisan diatas kepada usaha anda agar usaha anda bisa berkembang dengan cepat.

Terima kasih





Minggu, 30 April 2017

Kesalahan pengusaha dalam menjalankan Bisnis

Dalam menjalankan usaha sudah pasti anda akan mengalami suka dan duka, manis dan getir, jatuh dan bangun. Itu semua memang merupakan proses anda agar menjadi pengusaha yang handal. Akan tetapi dari berbagai macam proses tersebut adakalanya disebabkan oleh kesalahan- kesalahan kita dalam menjalankan usaha. Kesalahan tersebut bisa tersebar mulai dari awal mendirikan usaha, pertengahan usaha , dan akhir dari usaha.
Berikut ini kesalahan- kesalahan dalam berbisnis.

1. Modal awal berasal dari hutang.


   " kan banyak pengusaha yang awalnya dari hutang "
   " apakah salah kalau saya mendirikan usaha dari hutang ?""
   " kalau tidak boleh hutang, trus modal awal dari mana "

Diatas adalah pertanyaan- pertanyaan dari teman- teman saya yang baru mau mulai berbisnis sampai yang bisnisnya sudah berjalan. Memang tidak ada yang salah dengan meminjam uang untuk memulai usaha. Toh banyak juga pengusaha yang hutangnya lumayan banyak atau bahkan terlalu banyak. Dan mereka masih tetap eksis alias usahanya masih berjalan.

Disisi lainnya, banyak sekali pengusaha yang kolaps dan bangkrut karena terlalu banyak hutang. Selain usahanya bangkrut, mereka masih harus menanggung pembayaran hutang, entah itu hutang pribadi, hutang kepada supplier, maupun hutang ke bank.

Oleh sebab itu, perlu anda pikirkan lebih dalam lagi apabila anda ingin berhutang. Karena dengan anda berbisnis yang bermodalkan hutang, maka, selain anda memikirkan menaikan omset, mengembangkan usaha, anda juga akan terus memikirkan pembayaran hutang. Sedangkan dari sisi keuntungan, maka keuntungan anda akan berkurang sekian persen hanya untuk membayar bunga hutang.

Bijaksanalah dalam berhutang, karena berhutang bagaikan dua sisi pedang. Bisa menguntungkan dan bisa juga merugikan

   " trus, kalau hutang ke sipplier bagaimana ?"

Berhutang barang ke supplier kalau menurut saya lebih menguntungkan dibandingkan anda berhutang ke bank, apalagi anda berhutang ke rentenir.keuntungannya anda berhutang ke supplier adalah;
  • Anda tidak akan membayar bunga
  • Keuangan anda akan terkontrol, tidak konsumtif karena tidak akan menerima uang cash.
  • Mendapat diskon tertentu dari supplier
Banyak dari rekan- rekan saya yang apabila berhutang, justru mereka membelanjakan uang hasil hutang tersebut untuk keperluan pribadi, contohnya untuk renovasi rumah, beli barang mewah dan yang lebih parah adalah untuk Dp mobil atau motor.

Pada umumnya pada saat mereka akan berhutang, mereka merencanakan untuk menambah barang dagangan mereka. Akan tetapi begitu mereka sudah menerima uang cash mereka tiba- tiba berubah pikiran dan akhirnya hanya sebagian saja yang dipakai untuk modal usaha.



2. Terlalu percaya kepada Karyawan

Percaya kepada karyawan itu penting, akan tetapi janganlah 100 % anda serahkan semuanya kepada karyawan. Tetap anda harus ikut terjun dan mengawasi pergerakan usaha anda. Jangan sampai usaha yang anda rintis terjadi banyak kebocoran, karena apalah artinya omset ataupun profit yang tinggi tapi terdapat kehilangan dimana - mana.

Kebocoran dalam usaha biasanya terjadi pada ;
  • Proses pembelian
  • Proses penjualan
  • Biaya cost
  • Dan banyak lagi yang lainnya
Khususnya pada usaha perkreditan atau anda menghutangkan barang dagangan anda kepada orang lain, maka saya anjurkan untuk sangat- sangat teliti dalam merekrut karyawan, karena banyak sekali usaha yang jenis ini, yang hancur lebur karena perbuatan dari karyawan sendiri. Karena konsumen mereka rata- rata kurang mengenal pwrusahaannya atau pemilik perusahaan, akan tetapi konsumen biasanya lebih mengenal pada bagian sales atau tenaga marketing. 

Banyak kasus, karena usaha jenis ini mengandalkan tenaga pemasaran, pada saat karyawan tersebut berhenti, maka pemilik perusahaan atau pengganti karyawan tersebut kesulitan untuk cross cek data konsumen. Biasanya usaha seperti ini sangat besar turn over karyawannya.

Oleh sebab itu, anda selaku pemilik usaha seperti ini, sebisa mungkin tahu data konsumen dan tahu juga alamat yang bersangkutan. Semua ini demi kelangsungan bisnis anda sendiri

3. Terlena

Apakah anda termasuk pengusaha yang membiarkan semuanya terjadi begitu saja.
Kalau jawabannya iya, maka berhati- hatilah dengan bisnis anda. Seperti yang sudah saya posting sebelumnya, bahwa seorang pengusaha haruslah kreatif dan inovatif ( baca : karakteristik pengusaha ). Karena dalam dunia usaha, bisnis anda bukan hanya milik anda sendiri, pastinya anda memiliki kompetitor ( pesaing ), atau pengusaha pemula yang ingin mencoba peruntungannya membuka usaha yang mirip atau sejenis dengan usaha anda.

Para kompetitor akan terus melakukan berbagai macam strategi agar dapat bersaing dengan anda. Mereka mungkin mengadakan program bonus, diskon, dll agar pelanggan anda berpindah kepada mereka.

Oleh sebab itu anda jangan sampai terlena dengan usaha anda. Teruslah melakukan hal- hal kreatif. Kita ambil contoh, misalnya anda memiliki usaha toko klontong. Pada tahun 90 an mungkin anda bisa merasakan usaha anda berkembang dengan pesat, akan tetapi setelah memasuki tahun 2000 an, bermunculan supermarket- supermarket waralaba. Yang mulai merebut pasar dari toko - toko klontong tersebut dan mengakibatkan runtuhnya bisnis seperti itu.

Jadi tetaplah fokus dalam bisnis anda, dan teruslah berinovasi dalam usaha anda agar tidak tergerus oleh kemajuan jaman.

4. Kehilangan arah

Yang dimaksud dengan kehilangan arah disini adalah anda mulai melupakan  dan kehilangan visi dan misi dalam usaha anda. Kesalahan yang seperti ini biasanya dialami oleh pengusaha yang baru berkembang. Begitu usaha mereka mulai merangkak naik, maka godaan tentang gaya hidup mulai muncul, konsistensi anda terhadap peraturan usaha anda mulai longgar bahkan sampai anda mulai sering meninggalkan usaha anda dengan alasan bertemu dengan rekan - rekan anda

Anda yang biasanya konsisten dalam perhitungan dan mengatur anak buah, mulai merasa capek dan lelah dengan rutinutas seperti itu dan akhirnya mulai agak longgar terhadap kinerja karyawan anda. Biasanya tiap minggu, kerja karyawan anda di evaluasi, akhir - akhirnya mulai molor jadi 2 minggu sekali. Dan lain lain

Oleh sebab itu, visi dan misi anda atau perusahaan anda sebaiknya ditulis dikertas dan ditempelkan di papan agar anda senantiasa melihat dan termotivasi secara kontinyu. Jadi tulisan tersebut sebagai pengingat agar anda tidak melenceng disuatu hari nanti.

Itulah beberapa kesalahan dan keteledoran pengusaha dalam berbisnis. Semoga para pembaca disini bukanlah termasuk dalam 4 kategori diatas dan anda tetap konsiaten dalam berusaha..Amin




Rabu, 19 April 2017

10 Karakter dan sifat seorang Pengusaha

Menjadi pengusaha dan memiliki usaha yang besar merupakan impian setiap orang. Tapi tahukah anda, untuk menjadi pengusaha yang sukses dibutuhkan semangat dan tekad yang kuat.
Berikut ini akan kita kupas tuntas mengenai karakteristik atau sifat- sifat seorang pengusaha


1. Ambisi

   Ambisi bisa disebut juga hasrat atau keinginan. Setiap pengusaha pasti memiliki keinginan, tujuan dan harapan dalam menjalankan bisnisnya. Dengan ambisi mereka akhirnya memiliki target yang jelas dan impian. Mulai dari ambisi ingin membesarkan usaha, menjadi yang terbaik,, membahagiakan keluarga, sampai mensejahterakan karyawan. Agar ambisi anda dapat tercapai, sering- seringlah tulis target anda, karena dengan menulisnya anda akan selalu ingat dan terpacu untuk mengejarnya.
   
2. Berani mengambil resiko

Gambar : Arya Design

Inilah yang paling tidak diinginkan oleh semua pegawai atau pekerja apabila ingin memulai suatu usaha. Mereka takut untuk berbisnis alasannya yang paling sering kita dengar adalah takut bangkrut, takut bisnisnya tidak berjalan, dan takut tidak bisa makan dsb. Semua itu membuat kita ragu- ragu untuk memulai bisnis.

Memang dalam berbisnis kalau tidak sukses ya memang bangkrut. Itulah pilihan yang nyata. Selain gagal anda juga perlu memikirkan seandainya anda sukses, apa yang akan anda terima, tentunya kekayaan. So, beranilah untuk segera bertindak

3. Ketahanan mental yang kuat

Disinilah seorang pengusaha tangguh di tempa. Seandainya usaha yang dijalankan belum memenuhi harapan, entah target omset yang belum tercapai, atau profit yang belum mencukupi kebutuhan, atau juga usaha yang dijalankan masih sepi dan belum ada perkembangan. Anda mungkin juga sering mengalami yang namanya penolakan, cibiran dari orang lain.

Yakinlah, bahwa semua itu merupakan proses untuk anda, agar anda memiliki pondasi yang kuat dalam berbisnis dan jangan mudah putus asa. Karena ibarat seorang pelaut yang handal tidak akan menjadi tangguh dalam lautan yang tenang. Percayalah bahwa semua cobaan dan ujian adalah sarana untuk anda agar bisa sukses

4. Disiplin
Gambar : Arya Design
Pada umumnya banyak sekali masyarakat yang mengatakan,

   " lah wong usaha sendiri, nggak usah ngoyo"

   " santai bos, kan usahanya sendiri, ntar aja  ngantornya'

Memang benar, dengan memiliki usaha sendiri, anda lah pemegang kontrol atas perusahaan ( saya katakan perusahaan agar usaha anda lebih keren gitu..). Tapi yang harus anda ingat bahwa, justru itu anda harus menunjukan kepada para karyawan , teladan yang baik, agar karyawan anda menjadi lebih rajin dan juga disiplin

Disiplin itu meliputi disiplin waktu dan disiplin kerja. Jadi meskipun anda pemilik perusahaan, sebaiknya anda datang tepat waktu, atau justru datang lebih awal, karena contoh yang paling utama terhadap para karyawan ya anda sendiri.

Apabila anda memiliki janji dengan rekan bisnis, atau klien, hadirilah janji tersebut sesuai waktu yang ditentukan, jangan molor, karena itu bisa menaikkan kredibilitas anda dimata para rekan bisnis dan klien

5. Tanggung jawab yang besar

Selaku pemilik usaha, sudah tentu anda memiliki tanggung jawab yang besar. Jadi selain bertanggung jawab terhadap diri anda sendiri dankeluarga, anda juga memiliki tanggung jawab terhadap karyawan maupun pelanggan usaha anda. Terhadap karyawan tentunya berkaitan dengan ketepatan gaji dan kesejahteraan mereka. Sedangkan terhadap pelanggan, anda bertanggung jawab terhadap mutu dan kualitas, karena hal ini berkaitan dengan loyalitas pelanggan kesinambungan usaha anda

6. Keyakinan yang tinggi

Karakter ini berkaitan dengan rasa percaya diri yang anda miliki. Yakin terhadap diri sendiri, yakin juga terhadap kemampuan karyawan, sampai yakin terhadap produk yang anda miliki dan anda tawarkan. Coba perhatikan dilayar televisi pada saat penayangan iklan, khususnya iklan yang dibawakan oleh seorang presenter. Begitu berapi- apinya mereka menawarkan produk mereka, karena mereka pribadi yakin terhadap produk yang ditawarkan

Keyakinan terhadap usaha juga sangat diperlukan. Misalnya anda memiliki usaha kuliner, anda harus yakin bahwa usaha kuliner ini bisa bertahan dan juga bisa dikembangkan.

7. Jujur

Ada pepatah lama yang mengatakan bahwa, " kejujuran adalah modal utama dalam berbisnis". Pepatah itu tidak salah, karena banyak sekali pengusaha yang awalnya bisa berbisnis dengan modal jujur. Contoh rekan saya bisa memiliki usaha karena awalnya diberi pinjaman barang oleh rekannya, lalu barang tersebut ia jual, dan apabila laku maka modal langsung diserahkan ke rekannya, atau dengan kata lain dia bayar setelah barangnya laku. Karena jualannya semakin laris, akhirnya teman saya kulakan sendiri dalam partai yang besar dan tentunya dengan harga yang lebih baik lagi. Dan sekarang teman saya sukses dari bisnis tersebut

8. Kemampuan menjual

Inilah kemampuan yang paling utama yang harus dimiliki seorang pengusaha. Usaha jenis apapun wajib memiliki kemampuan ini. Kempuan menjual, baik menjual produk, menjual jasa sampai menjual diri adalah ujung tombak dari srmua usaha.

Uuppss, mungkin ada yang bertanya,

   " Haaahh, menjual diri ?, apa nggak salah tuh.."

Benar dan nggak salah sama sekali.
Yang dimaksud menjual diri disini ( sisi positif ) adalah menjual kemampuan anda.
 Bagi anda yang jago menyanyi, anda tawarkan suara emas anda kepada pemilik label rekaman. Buat anda yang pintar akting juga bisa mendapatkan uang dari main sinetron atau film. Intinya adalah,kemampuan apapun yang anda miliki jangan disimpan, tawarkanlah.. So, mulai sekarang, anda pikirkan dan renungkan, kelebihan apa yang anda miliki, lalu  jual lah.

9. Memilki intuisi

Intuisi itu semacam feeling atau perasaan. Intuisi ini adalah kemampuan melihat peluang. Misalnya, kemarin yang lagi ngetren batu akik. Ada banyak pengusaha yang ikut menikmati trend tersebut. Mereka melihat peluang disana, dan tanpa pikir panjang membelanjakan beberrapa uangnya untuk beli batu dan emban( cincin tempat batu akik ). Mereka memiliki keyakinan bahwa usaha seperti ini adalah usaha yang musiman, jadi mereka berupaya agar barang yang mereka beli secepatnya mereka lepas atau jual, karena sangat beresiko apabila sampai terlalu lama tidak terjual.

Kemampuan ini biasanya akan muncul setelah anda berbisnis dalam waktu yang relatif lama. Karena kemampuan ini biasanya akan anda miliki didasari oleh kebiasaan anda menganalisa.

Mulai dari analisa keuangan yang berfungsi menghitung biaya cost. Analisa trend pasar setelah anda terbiasa bertemu klien, pelanggan dan masyarakat. Analisa target pasar ketika anda sudah memiliki pelanggan dan anda sudah bisa mengelompokan mereka berdasarkan usia, pekerjaan, status sosial dll

10. Inovasi

Gambar : Arya Design
Inovasi atau kreatif juga saya masukkan disini, karena seorang pengusaha yang tidak memiliki inovasi biasanya usahanya akan stagnan.
Contoh yang paling mudah adalah kemunculan go- jek. Coba anda perhatikan perbedaan antara yang kreatif dengan yang tidak kreatif, dan anda sendiri pasti sudah bisa menyimpulkan semdir.
Atau kemunculan supermarket terwaralaba. Sungguh dahsyat dampak yang diterima oleh pengusaha- pengusaha lokal.

Dan sifat ini biasanya selalu dikaitkan dengan teknologi. Itu bisa benar dan juga bisa juga tidak, karena anda perhatikan disekitar anda pastilah banyak bermunculan cafe- cafe dengan konsep yang baru alias fresh.
 Jadi kreatiflah agar bisnis anda tidak tergerus oleh kemajuan jaman.

Oke, sampai disini dulu tulisan mengenai sifat- sifat seorang wirausaha atau pengusaha. Mudah- mudahan dapat anda terima dan dicerna dengan baik agar membuat langkah anda semakin pasti untuk memulai usaha atau mengembangkan usaha anda

Terima kasih

Minggu, 16 April 2017

Membesarkan dan Mengembangkan Bisnis


Gambar : Arya Design
Yup, betul sekali judul kali ini, " Membesarkan Bisnis "
Setelah memulai usaha, dan usaha anda sudah mulai berjalan, langkah selanjutnya yaitu bagaimana caranya agar usaha yang sudah anda jalani bisa berkembang dan besar. Ada banyak cara dalam membesarkan bisnis, mulai dari yang murah sampai yang mahal, yang cepat sampai yang lama. Tapi yang akan saya sampaikan saat ini adalah membesarkan bisnis dengan cara yang murah meskipun nanti prosesnya lama. Karena saya menganjurkan agar anda memiliki pondasi bisnis yang kuat terlebih dahulu, dari pada prosesnya cepat, tapi rawan ambruk alias bangkrut. Tentunya anda tidak ingin usaha yang sudah anda jalankan berhenti ditengah jalan.

Baiklah, langkah langkah dalam membesarkan usaha anda adalah:

1. Buatlah sistem.
Yang dimaksud dengan sistem adalah bagaimana usaha anda semuanya dapat terkontrol. Mulai dari pembelian, penjualan, persediaan, arus kas, dan juga profit. Sistem itu sendiri tidak perlu rumit, buatlah sesederhana mungkin agat mudah untuk dikontrol. Banyak dari pengusaha pemula yang menyepelekan sistem, dan akhirnya mereka kesulitan untuk melihat bagaimana perkembangan usaha yang sudah mereka lewati. Karena mereka terfokus pada menaikan omset,  sedangkan profit yang mereka terima tidak ada kenaikan, mereka lalai dalam melihat biaya cost. Persoalan ini yang paling sering dihadapi oleh pengusaha pemula. Dan yang paling fatal adalah perputaran keuangan untuk bisnis tercampur dengan keuangan pribadi. Disini mereka banyak yang malu untuk mengakuinya. Misal; karena bisnis sudah jalan mereka langsung nyicil rumah, mobil, dll. Padahal untuk membiayai semuanya itu keuangan bisnis akan tesedot sedikit demi sedikit. Tidak masalah anda membeli semua itu, asalkan tidak menggangu arus kas usaha anda

Buatlah sistem mulai dari bagaimana penerimaan barang, persediaan barang, penjualan, pengiriman, SOP, sampai ke sistem pembayaran. Usahakanlah semua itu dapat tercatat dengan baik dipembukuan anda. Entah terkomputerisasi maupun secara manual dengan cara ditulis tangan. Selain itu dengan sistem, anda akan mengetahui biaya- biaya apa saja yang perlu dipangkas, diirit dan disesuaikan dengan kemampuan anda.

 Kalau anda sudah bisa membuat SOP ( Standard Operating Procedure ) maka itu lebih baik lagi. Contoh, misalnya anda membeli makanan di KFC, baik anda beli di Jakarta, Bandung ataupun dimana saja, maka anda akan menerima rasa yang sama, itu dikarenakan mereka menjalankan SOP dengan benar. Atau mungkin anda berbelanja di supermarket waralaba terbesar di Indonesia, maka anda akan menerima pelayanan yang sama, mulai dari anda masuk, prmbayaran sampai anda hendak keluar.
Itulah fungsi dari sistem anda, jangan sampai usaha anda banyak kebocoran karena tidak tersistem.

2.  Manfaatkanlah tekhnologi untuk promosi
Apabila anda tipe orang yang aktif di media sosial, itu dapat bermanfaat bagi bisnis anda. Sering- seringlah anda tampilkan profil usaha anda, ini lebih murah dibandingkan anda membuat website usaha anda sendiri atau promosi- promosi yang lainnya. Karena membuat website membutuhkan biaya yang lumayan bagi pebisnis pemula, mulai dari biaya design, beli domain, hosting dsb.
Berikut Trik yang oleh teman saya dipraktekannya dimedia sosial. Dia ajak pertemanan sebanyak mungkin, kemudian dia beri like postingan orang- orang tsb. Menurut dia, dengan seringnya orang diberi like atau dikomentari, maka orang tersebut bertanya- tanya,
 
   " siapa sih orang ini, kok nge like dan komentar terus "

Setelah itu, orang tersebut coba- coba untuk lihat profil dia, perlu diingat postingan anda selain cuma ngobrol, atau guyonoan, perlu juga diberi contoh produk anda atau bisnis anda. Nah, dari sana akhirnya orang tersebut tertarik dengan usaha teman saya. Teorinya adalah jangan terlalu sering anda promosi, agar teman- teman anda tidak bosan.

Saat ini banyak sekali pengusaha yang memanfaatkan media sosial untuk memajang hasil usaha mereka, ini dikarenakan dengan media sosial tidak pelu biaya besar dan produk anda tidak cuma dikenal dilingkungan anda, karena dari luar kabupaten, provinsi sampai luar negeri akan melihatnya. Benar- benar cara yang murah dan efektif dalam berpromosi.

3. MLM

Gambar : Arya Design
MLM disini bukanlah Multi Level Marketing, tetapii MLM disini adalah Mulut Lewat Mulut. Ya..inilah promosi paling murah. Biasanya pelanggan andalah yang mempromosikan usaha anda kepada khalayak ramai. Oleh sebab itu berilah pelanggan anda layanan yang terbaik agar mereka menceritakan pengalaman mereka sendiri selama merasakan produk atau layanan anda. Misal usaha anda dalam bidang kuliner, mereka biasanya menceritakan mulai dari lahan parkir, penerimaan tamu, pelayanan cepat atau tidak, rasa dan banyak lagi. Dan biasanya yang diajak ngobrol ini biasanya ingin juga merasakannya.
Hebat kan..!! Mereka itulah kalau diibaratkan sales atau tenaga marketing yang bekerja tapi tanpa dibayar alias gratis..tis, tanpa biaya.

4. Ikut komunitas bisnis
Dengan anda ikut komunitas bisnis, baik didalam kota maupun sampai keluar kota, memungkinkan usaha anda bisa berkembang. Karena dengan ikut komunitas maka anda akan lebih banyak relasi. Siapa tahu diantara paravanggota komunitas tersebut ada yang memiliki usaha yang dapat bersinggungan dengan usaha anda. Misal anda memiliki usaha tanpa modal yaitu jasa pembuatan website dan design, maka anda akan menemukan banyak sekali pengusaha lokal yang belum memiliki website. Bukannya mereka tidak mampu membuatnya, melainkan mereka tidak ada waktu untuk mengurusi hal tersebut dikarenakan mereka juga bingung untuk mencari jasa tersebut.

Selain itu, dengan anda ikut komunitas bisnis, maka anda akan menemukan banyak sekali ilmu baru. Harapannya, dengan ilmu baru tersebut bisa diterapkan untuk bisnis anda.

5. mengikuti pameran, expo, fair dll
Pameran seringkali memberikan kontribusi yang kumayan untuk para pebisnis pemula. mengikuti pameran berarti anda sedang mempromosikan produk atau jasa anda. Dengan mengikuti pameran, bisnis dan produk anda akan lebih dikenal di masyarakat. Dan pameran biasanya lebih mengutamakan produk lokal, karena biasanya didukung oleh pemerintah daerah setempat.

6. Carilah pembimbing
Ingat, Pembimbing loh ya, bukan penasihat. Pembimbing biasanya adalah para pelaku bisnis, mereka adalah orang yang selain memiliki kemampuan berbisnis dia juga harus bisa menyampaikan ilmunya dengan bahasa yang mudah dipahami dan dipraktekan. Mereka biasanya suka berbagi ilmu. Sedangkan penasehat, mereka adalah orang yang memiliki ilnu tapi bedanya mereka tidak atau belun mempraktekan  ilmunya. Jadi disinilah bedanya antara pembimbing dengan penasehat.


Pembimbing selain memiliki teori mereka juga mempraktekan teorinya tersebut. Perlu anda ketahui bahwa dalam berbisnis anda bukan hanya berteori tapi langsung mempraktekannya. Karena dalam berbisnis bukanlah ilmu pasti. Bisa saja anda mempraktekan ilmu yang diberikan oleh orang lain, tapi justru tidak berhasil di tempat anda. Karena dalam berbisnis banyak sekali faktor yang mempengaruhi hasil akhir. Jadi pada prinsipnya berbisnis itu anda harus selalu mencoba dan terus mencoba.

Demikianlah kiat- kiat dalam membesarkan bisnis anda, dan mudah- mudahan bisnis anda bisa semakin besar dan anda menjadi pengusaha sukses.

Terima kasih








Kamis, 13 April 2017

Langkah Jitu dalam Memulai bisnis





Tulisan ini menyambung dari tulisan kemarin. Setelah syarat utama untuk memulai bisnis sudah anda miliki yaitu niat dan kemauan Baca : memulai usaha dengan kemauan, maka syarat yang kedua adalah kemampuan. Sudah menjadi cerita dimasyarakat bahwa untuk memulai usaha harus memiliki modal. Memang modal merupakan pelengkap untuk memulai usaha tapi bukanlah yang utama, karena yang utama seperti yang sudah saya posting sebelumnya adalah kemauan. Kita lanjutkan kembali tulisan ini bahwa kemampuan adalah syarat yang kedua.

   Kemampuan meliputi, ketrampilan/ keahlian, tenaga dan juga modal. Ketrampilan ini banyak sekali macamnya, ketrampilan tentang teknologi, seni, permesinan dll. Dari sekian banyaknya ketrampilan pastilah anda memilikinya meskipun belum ahli. Seperti yang alm Bob Sadino katakan bahwa urutan orang bekerja itu adalah anda harus bisa kemudian mahir dan yang terakhir adalah ahli. Jadi tidak masalah anda belum menguasai bidang tersebut karena dengan belajar maka anda akan menjadi ahli dibidangnya. Dari ketrampilan yang belum seberapa tersebut anda harus dan wajib untuk belajar. Atau bahkan anda bisa langsung mendirikan usaha sambil belajar.

    Contoh usaha yang tidak mengeluarkan modal dan bermodalkan ketrampilan adalah usaha jasa membuat website, usaha jasa laundry, maupun usaha- usaha rumahan. Mungkin ada yang langsung komentar,
       
          " loh bukannya usaha laundry harus ada modal, buat beli mesin cuci ?"

 Hehe inilah yang membedakan orang biasa dengan pengusaha atau calon pengusaha. Caranya begini, anda tinggal promosikan usaha laundry anda kepada teman, rekan kerja, tetangga dan kepada siapa saja. Anda promosikan bahwa laundry anda siap antar jemput. Jadi misalnya ada teman yang meminta jasa laudry anda, maka segeralah anda ambil, ya betul tinggal diambil.

          " Terus gimana kelanjutannya ? "

Tentunya setelah diambil, dicuci dong..mungkin anda masih bingung dan mucul pertanyaan lagi,

          " kan belum punya mesin cuci.."

   saya akan bertanya kepada anda, apakah mencuci itu harus pakai mesin cuci ? jawabannya pasti tidak harus, anda bisa saja mencuci pakai tangan. Nah disini pasti anda akan bertanya lagi,

         " tidak profesional dong bos .."

   Nah jawaban pastinya adalah, anda ingin bisnis tanpa modal, ya seperti itu caranya. Dengan cara seperti itu, apakah pelanggan anda akan menanyakan dimana mesin cucinya trus pake merk apa dll, sepertinya jarang pelanggan laundry yang menanyakannya. Baru setelah pelanggan anda mulai bertambah dan berkembang anda pikirkan lagi bagaimana cara membeli mesin cuci apakah dari hasil usaha yang sudah ditabung atau mungkin beli dengan cara kredit. Itu adalah salah satu contoh mendirikan usaha tanpa modal.



   Atau mungkin anda ingin usaha yang lain, anda bisa saja membuka usaha yang lain meskipun tanpa modal, dan hanya ketrampilan yang anda tawarkan. Yang penting anda mau berusaha dan disitu pasti ada jalan.

   Nah, apabila anda adalah orang yang memiliki modal, maka anda  sudah 1 langkah didepan. Anda tidak perlu repot- repot mengumpulkan uang lagi. Tapi perlu diingat bahwa adakalanya dengan ketersediaan modal sering kali pengusaha pemula itu tidak kontrol terhadap keuangan. Melakukan promosi besar- besaran tanpa memperhitungkan arus kas yang ada. Prinsipnya anda harus mengeluarkan uang dengan berbagai pertimbangan, janganlah mengeluarkan uang karena gengsi.

   Bisnis yang mungkin bisa anda geluti dengam modal yang sudah ada ditangan itu sangat banyak, tapi saat ini model bisnis yang sangat digemari oleh pebisnis pemula adalah model franchise atau waralaba. Karena bisnis ini adalah bisnis yang tinggal anda jalankan tanpa memikirkan tempat kulakan, pemasaran, atau ketrampilan. Biasanya bisnis seperti ini sudah jelas SOP nya, tapi sebaiknya anda memilih dengan seksama, karena adakalanya franchisor atau pemilik waralaba ini tidak begitu memikirkan usaha para pembeli bisnis ini. Anda tinggal bertanya, browsing atau bahkan kalo perlu anda lihat sendiri usaha ini ditempat anda, apakah laris, jarang pesaing, dan prospek kedepannya bagaimana.

   Selain itu anda juga bisa mempekerjakan seorang yang ahli untuk bisnis anda, contohnya anda ingin buka bengkel motor. Karena anda kurang paham tentang perbengkelan, anda bisa saja mencari tenaga ahli dibidang ini, atau seandainya sulit mencari yang ahli anda cari saja lulusan SMK jurusan otomotif, disinilah nantinya terjadi hubungan yang saling menguntungkan. Anda bisa membuka bisnis tanpa keahlian, sedangkan pekerja anda bisa memulai usaha tanpa modal.

           " perhitungan hasilnya gimana ? "

   Untuk perhitungan hasil adalah bagaimana kesepakatan anda dengan tenaga ahli tersebut. Bisa saja pembagiannya 50:50, atau 60:40 bahkan bisa saja 70:30. Intinya perhitungan pembagian hasil tersebut sama- sama iklhas dikedua pihak atau memakai istilah bule, win- win solution.

   Ada pepatah mengatakan seribu langkah diawali satu langkah. Demikian pula dengan memulai berbisnis, yang penting anda buka terlebih dahulu usaha anda daripada anda hitung terus antara untung, rugi, resiko dll. Karena dengan anda mulai bisnis, maka disanalah anda akan mengetahui segala sesuatunya yang mana sebelumnya cuma terlintas dipikiran. Pada prinsipnya semua bisnis menguntungkan, buktinya masih banyak yang menjalankan bisnis tersebut, misal ada yang ngomong,

          " jangan bisnis cabe nanti resikonya besar atau jangan budidaya lele karena banyak yang rugi, dsb "

   Omongan diatas memang kerap disampaikan oleh rekan kita, saudara kita. Tetapi yang perlu anda pahami adalah, masih banyak orang yang sukses dengan berbisnis seperti yang disebutkan diatas. Karena semakin takut orang lain berbisnis seperti itu maka akan semakin sedikit kompetitor mereka, dan dampaknya kepada masyarakat luas dapat terjadi monopoli pasar.

   Saya rasa sudah cukup tulisan ini saya buat, mudah- mudahan bermanfaat bagi anda, dan semoga kedepan saya bisa memposting lagi tulisan lainnya dan tentunya berhubungan dengan belajar bisnis
 
   Terima kasih

Minggu, 09 April 2017

Membangun bisnis UKM

Anda ingin berbisnis. Atau mungkin anda baru belajar berbisnis. Disini anda dan saya pribadi dapat belajar berbisnis, belajar bagaimana memulai usaha, belajar bagaimana mengembangkan usaha dan belajar perihal apasaja yang berkaitan dengan usaha dan bisnis

Pada era globalisasi seperti sekarang ini, dunia kelihatan semakin kecil. Ditambah dengan kehadiran internet membuat segala sesuatunya menjadi lebih mudah. Hal ini membuat banyak sekali masyarakat yang mencoba peruntungannya dengan mencoba berwiraswasta. Karena mereka banyak membaca di internet tentang keberhasilan para enterpreneur muda.

Saat ini Indonesia baru memiliki 1,5 persen pengusaha dari sekitar 252 juta penduduk Tanah Air. Indonesia masih membutuhkan sekitar 1,7 juta pengusaha untuk mencapai angka dua persen. Sedangkan di negara Asean seperti Singapura tercatat sebanyak 7 persen, Malaysia 5 persen, Thailand 4,5persen, dan Vietnam 3,3persen jumlah pengusahanya. Dengan kata lain masih banyak peluang di Indonesia untuk menjadi pengusaha.

Oleh sebab itulah, disini akan kita kupas tentang bagainana sih memulai suatu usaha?

Langkah pertama untuk memulai usaha tidak lain dan tidak bukan adalah niat dan kemauan, karena hanya dengan niat dan kemauan yang keraslah anda bisa berhasil. Karena tanpa kemauan yang keras apabila ditengah jalan terjadi sesuatu maka anda tidak akan gampang menyerah. Karena dalam menjalankan usaha itu tidak ada yang benar benar mulus

Banyak dari mereka yang tidak berhasil karena tidak siap mental. Pada saat mereka naik mereka merasa puas, gaya hidup mulai berubah dan sampai merasa bahwa mereka tidak akan jatuh. Tapi pada kenyataannya yang namanya bisnis tetap ada pasang surutnya. Nah pada saat jatuh tersebut anda harus siap mental, karena pada saat saat jatuh anda akan merasakan dijauhi sama teman, kolega, bahkan oleh saudara- saudara anda sendiri.

Teman yang dulunya sering datang pada saat anda sukses secara perlahan akan menjauh dan bahkan menghilang. Kolega yang sering menbicarakan masalah bisnis juga perlahan mundur secara teratur. Jadi bisa diibaratkan pada saat anda sukses anda seperti gula yang manis dimana para semut akan datang berkerumun, sedangkan pada saat anda jatuh anda dianggap tidak ada,, hilang dan tak ada yang perduli

Langkah kedua adalah persiapkan bisnis apa yang akan dikerjakan. Anda bisa melihat sekeliling anda, bisnis apa yang bisa anda kerjakan, janganlah memilih bisnis yang anda tidak tahu apalagi dengan modal besar. Jangan gampang tergiur oleh bujukan ( saya katakan bujukan karena mereka akan prospek anda ) teman anda yang mengatakan bahwa ada bisnis yang bisa dikelola dengan mudah, cukup setor modal dan bahkan mempercayakan bisnis tersebut ke teman atau rekan anda. Apalagi anda tidak mengerti sama sekali tentang bisnis tersebut

Anda bisa perhatikan diri anda sendiri. Mulai bangun tidur sampai anda tidur lagi anda akan menemukan banyak sekali ide bisnis. Misalnya anda bangun tidur kemudian anda mandi, sudah banyak bisnis yang anda lihat, mulai sabun mandi, pasta gigi, handuk, bahkan air. Kemudian anda pakai baju, celana, parfum. Itu contoh kecil produk yang dihasilkan oleh orang lain dan merupakan suatu bisnis yang mungkin bisa membuat anda menemukan ide bisnis

Jadi banyak sekali ide bisnis yang berhamburan disana, tinggal anda terapkan kepada rencana bisnis anda.

Memang sebaiknya anda memulai dari bisnis yang anda sendiri sudah tahu meskipun cuma sekilas, karena dengan memulai bisnis yang anda sendiri mengetahui cara kerjanya paling tidak nantinya bisa meminimalisir kerugian bahkan kebangkrutan, karena anda sendiri bisa mengawasi bisnis anda sendiri.

Atau bahkan anda bisa memulai bisnis dari hobi anda sendiri. Karena dengan hobi tersebut maka anda paling tidak menguasai bisnis tersebut.

Demikianlah bagaimana memulai bisnis untuk perrama kali, mudah mudahan nanti kedepan akan saya posting lagi langkah langkah selanjutnya bagaimana cara membesarkan bisnis anda sendiri