Minggu, 14 Mei 2017

Bisnis adalah permainan


Saat ini kita sampai pada filosofi bahwa bisnis merupakan suatu permainan, dimana ada yang kalah dan ada yang menang. Untuk yang menang janganlah tinggi hati, sedangkan yang kalah jangan bersedih hati, putus asa, dan menyerah.

Untuk yang sedang kalah atau gagal, jangan berkecil hati. Berikut ini merupakan kutipan dari bapak Dahlan Iskan agar kita tetap semangat,

       " Setiap orang memiliki jatah gagal, maka habiskanlah jatah gagal anda agar anda bisa berhasil "

Ya, kutipan tersebut menurut saya pribadi begitu realistis, tidak bertele- tele dan tidak memberikan mimpi yang indah- indah kepada calon pengusaha, karena banyak sekali motivator- motivator yang menyampaikan yang indah- indah tentang pengusaha, tanpa menjelaskan sikap yang bagaimana yang kita persiapkan apabila kita gagal.

Banyak cerita, bahwa setiap pengusaha pasti merasakan kegagalan. Karena mereka beranggapan bahwa kegagalan merupakan proses yang harus dilalui untuk menjadi pengusaha. Bapak Ciputra juga pernah mengalaminya. Anda tahu bahwa Ciputra merupakan pengusaha sukses dibidang properti, dan merupakan salah satu pengusaha terkaya di Indonesia. Dan pernah pada suatu waktu Beliau menyatakan bahwa satpamnya lebih kaya dari dia, dikarenakan kebangkrutan yang pernah dialaminya. Akan tetapi, dengan kegagalan tersebut justru menjadi pelecut dan motivasi agar bisa kembali bangkit.

Jadi banyak sekali cerita - cerita pengusaha yang bisa memotivasi kita ( mudah- mudahan kedepannya saya bisa menulis tentang cerita pengusaha- pengusaha sukses ). Dari pengalaman mereka kita bisa belajar tentang berbisnis. Dan tentunya bukan hanya cerita kesuksesannya saja, tapi kita juga bisa belajar dari kegagalan mereka.

Kembali ke filosofi bisnis adalah permainan. Adakalanya saat kita menjalankan bisnis kita sampai pada suatu cerita tentang kegagalan. Dan bayangan kita tentang kegagalan adalah suatu hal yang menakutkan. Tapi mudah mudahan dengan filosifi ini kita akan berpikir positif dalam menghadapi kegagalan. Karena apabila saat ini kita gagal, masih ada waktu lagi untuk kita berjuang kembali. Seperti permainan, entah itu sepak bola, catur, balap motor dan lain sebagainya, apabila saat ini kita kalah, masih ada hari esok untuk berusaha kembali karena permainan bukan hanya hari ini saja.

Tidak perlu meratapi kekalahan hari ini, begitu juga tidak perlu menangisi kegagalan saat ini. Yang ada adalah anda jangan sampai patah semangat dan terus berusaha. Karena apabila anda meratapi kegagalan anda, yang ada adalah penyesalan dan akhirnya berpikir negatif tentang berbisnis, tentang kekurangan anda dan lebih parahnya lagi adalah anda meratapi tentang hidup ini tidak adil. Kalau sudah seperti itu, anda akan merasakan sesaknya hidup.

Seorang motivator Nasional yang terkenal yaitu Andrie Wongso seringkali menyatakan;

   " Dunia itu keras apabila kita lunak terhadap diri sendiri, dan dunia akan lunak apabila kita keras terhadap diri kita sendiri."

Yup..motivasi diatas yang paling saya tanamkan kepada diri saya sendiri. Jadi tidak ada alasan menyesali kegagalan, yang ada adalah bangkit, bangkit dan bangkit lagi. Anggaplah kegagalan kita saat ini seperti kalah dalam permainan dan besok kita masih bisa bermain lagi.

Dan bagi anda yang menang, mudah- mudahan anda dapat belajar dari yang kalah, agar anda bisa menyiapkan diri apabila jatah gagal menghampiri anda. Tapi saya doakan anda yang menang dan sukses tidak merasakan kegagalan, sedangkan untuk anda yang gagal bisa segera bangkit kembali.

Salam hormat
Sandra Yudha

baca : menjaga kesehatan mata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar