Adakalanya usaha yang kita tekuni mengalami kerugian dan bangkrut. Hal itu merupakan resiko yang harus diterima oleh pengusaha. Suka ataupun tidak suka, kerugian terkadang datang menghampiri kita, dan kita sebagai pebisnis harus siap untuk menghadapinya.
Datangnya kerugian bisa disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya;
- Omset yang menurun
- Profit yang kecil
- Biaya cost yang tinggi
- Di korupsi oleh karyawan
- Produk atau jasa yang kurang dibutuhkan masyarakat
Setelah kita mengetahui penyebab kerugian dalam berbisnis seperti yang tertulis diatas, maka kita bisa belajar bagaimana caranya agar kita bisa lepas dari kerugian.
Berikut cara- cara lepas dari kebangkrutan berdasarkan faktor penyebab kerugian;
A. OMSET MENURUN
Siapa sih yang mau, usaha yang kita rintis mulai dari nol tiba- tiba omsetnya mulai menurun. Tentu kita tidak ingin kejadian itu terjadi terhadap usaha kita. Karena omset merupakan jantung dari usaha dan bisnis. Yang ada, kita selalu mengupayakan agar omset kita bisa stabil dan selalu bergerak naik.
Tapi, apabila sudah terjadi, maka kita harus segera berpikir keras agar jangan sampai penurunan omset terus berulang. Langkah- langkah yang harus kita lakukan adalah;
- Segera instropeksi
- Cari penyebab penurunan omset tersebut
- Action
Lakukanlah langkah- langkah diatas. Misalnya bisnis anda bergerak dalam bidang jasa, segera anda cari informasi, apakah penurunan tersebut disebabkan kompetitor anda memberikan pelayanan yang lebih baik. Atau anda membuka bisnis toko klontong, anda cari tahu apakah toko didekat anda menjual dengan harga yang lebih murah. Setelah anda mengetahui penyebabnya, segeralah action agar tidak terlambat.
Untuk anda yang memiliki bisnis yang sumber omset anda berasal dari tenaga marketing, maka segera dievaluasi kinerja karyawan anda. Bisa jadi mereka ;
- Mulai jenuh dengan rutinitas
- Mulai mencari pekerjaan yang lainnya
- Sudah tidak fokus dengan pekerjaaanya
- Dan lain sebagainya
Setelah anda mengetahui penyebab terjadinya penurunan omset yang berasal dari tenaga marketing, maka segeralah berbenah. Misalnya anda bisa menciptakan suasana yang menyenangkan dikantor, agar karyawan tidak bosan.
Sesekali pada saat meeting dan breafing beri suatu permainan yang bisa membuat kekompakan tim.
Dan yang teakhir ajaklah karyawan anda rekreasi pada hari atau tanggal tertentu, bisa juga mengajak keluarga, tujuannya sudah pasti, karyawan anda akan fresh pada keesokan harinya, dam tentunya membuat karyawan lebih produktif
Sesekali pada saat meeting dan breafing beri suatu permainan yang bisa membuat kekompakan tim.
Dan yang teakhir ajaklah karyawan anda rekreasi pada hari atau tanggal tertentu, bisa juga mengajak keluarga, tujuannya sudah pasti, karyawan anda akan fresh pada keesokan harinya, dam tentunya membuat karyawan lebih produktif
B. PROFIT YANG KECIL
Terkadang usaha yang kita kerjakan memberikan keuntungan yang kecil, hal ini biasanya terjadi pada beberapa bisnis, misalnya;
- Barang sembako
- Dagang pupuk bersubsidi
- Produk plastik, kertas
- Bisnis fotocopy
- Dan lain lain
Apabila anda berbisnis seperti yang saya sebutkan diatas, maka anda harus pintar- pintar menghitung profit dan mengatur pengeluaran. Dalam model bisnis seperti ini kuantitas merupakan prioritas yang harus dilakukan atau istilahnya faktor kali yang bisa menentukan. Meskipun profitnya kkecil, tapi faktor kalinya besar, maka hasil yang anda dapatkan bisa besar pula.
Jadi untuk mengantisipasinya anda harus menjual barang sebanyak mungkin. Bisa saja anda memberikan diskon, bonus atau program tertentu kepada konsumen agar konsumen melipat gandakan pembeliannya.
C. BIAYA YANG TINGGI
Faktor ini yang seringkali menyebabkan kerugian pada suatu usaha. Biaya yang tinggi bisa berupa ;
- Salah dalam pembelian ( ada tempat kulakan yang lebih murah )
- Gaji karyawan yang tinggi ( diatas standar usaha sejenis )
- Kurang hemat dalam pengeluaran ( listrik, ATK )
- Operasional yang tinggi
Diatas mmerupakan penyebab usaha anda bangkrut. Cara agar usaha anda bisa bertahan menghadapinya adalah anda catat poin penting diatas, kemudian anda evaluasi dan berilah solusinya. Contoh, bila anda sudah tahu tempat kulakan yang lebih murah, segeralah anda berpindah kesana, agar harga produk anda bisa bersaing dengan kompetitor anda.
Apabila pengeluaran rutin bulanan anda tinggi, carilah pos yang paling tinggi pengeluarannya. Kemudian berhematlah, misal biaya listrik yang tinggi. Anda bisa menganjurkan karyawan anda untuk memakai mode sleep untuk komputer, jangan menggunakan screen saver.
Matikan AC pada saat istirahat, menggunakan kertas bekas ( kertas yang masih kosong dibagian belakannya ) untuk membuat laporan.
Matikan AC pada saat istirahat, menggunakan kertas bekas ( kertas yang masih kosong dibagian belakannya ) untuk membuat laporan.
D.KORUPSI OLEH KARYAWAN
Korupsi adalah kata - kata yang sangat tidak asing ditelinga kita. Dan bisakah anda bayangkan, bahwa uang yang anda kumpulkan sedikit demi sedikit, tiba- tiba dikorupsi oleh karyawan. Dan korupsi biasanya paling sering terjadi pada usaha yang sistem pembayarannya langsung kepada karyawan anda. Contoh bisnis seperti ini; koperasi, leasing, penjualan secara kredit, bahkan Bank pun terkadang mengalaminya.
Seringkali saya pribadi mendengar usaha rekan saya, atau pernah juga usaha saya pribadi yang mengalaminya. Dan proses terjadinya korupsi biasanya karena, pelanggan yang membayar tidak langsung disetorkan ke perusahaan oleh petugasnya. Alasannya adalah pelanggan yang belum membayar, dan biasanya uang tersebut dipakai terlebih dahulu untuk kebutuhan karyawan yang bersangkutan.. Dalam pikiran karyawan, nanti pada saat gajian mereka akan menggantinya. Pas tiba waktunya untuk mengganti, mereka biasanya merasa sayang untuk mengurangi gaji mereka untuk membayar uang yang mereka pakai. Dan anda bisa memastikan, pada akhirnya mereka menggunakan uang perusahaan dalam jumlah yang banyak.
Agar kejadian diatas tidak menimpa kepada usaha anda, sebaiknya anda mulai merasa curiga apabila setoran karyawan anda mulai menurun. Segeralah anda cross cek kepada pelanggan anda, dan kegiatan cross cek ini anda lakukan secara rutin, agar karyawan anda takut untuk berbuat korupsi.
Seperti yang saya jelaskan diatas, bahwa kita sebagai pemilik bisnis mengumpulkan sedikit demi sedikit keuntungan usaha. Apabila usaha kita dikorupsi sudah tentu akan mempengaruhi keuangan anda dan juga arus kas perusahaan anda.
E. PRODUK YANG MASIH BELUM ATAU SUDAH KURANG DIBUTUHKAN MASYARAKAT
Bisnis yang berikut ini merupakan bisnis yang menjual produk yamg terkadang belum dibutuhkan oleh masyarakat atau bisnis yang sifatnya sementara. Banyak sekali pebisnis yang masuk dalam lingkup ini karena melihat peluang yang bagus. Tapi mereka lupa bahwa bisnis ini gampang sekali booming dan gampang sekali hilang.
Yang paling hangat adalah bisnis batu akik. Banyak sekali yang melihat bisnis ini sangat menggiurkan. Bayangkanlah, satu bongkah batu kita beli sekitar beberapa ratus ribu atau sejutaan. Setelah dibagi menjadi bagian kecil dan diproses menjadi cincin atau kalung, batu tersebut bisa dihargai ratusan bahkan jutaan untuk satu produk. Jadi dari 1 bongkahan batu bisa menjadi 10 atau lebih, dan dengan menjual 1 atau 2 saja sudah balik modal. Tetapi produk ini tidak begitu dibutuhkan oleh masyarakat. Setelah beberapa saat bisnis ini menghilang begitu saja dan menyisakan barang dagangan yang sudah tidak bernilai kembali atau dalam arti kata tidak laku lagi.
Atau anda memiliki kreatifitas menciptakan suatu produk, sedang produk tersebut peminatnya sedikit, dan biaya yang dikeluarkan anda lumayan banyak. Bisa saja produk anda laku, akan tetapi tidak bisa cepat dan akhirnya keuntungan anda tidak bisa mencukupi kebutuhan anda.
Jadi Pilihlah bisnis yang memiliki pasar stabil. Dan tentunya produk anda adalah produk yang dibutuhkan oleh masyarakat, Misalnya jual beli HP baru atau bekas atau bisnis kuliner. Ingatlah bahwa bisnis yang tidak ada matinya ( selalu dibutuhkan masyarakat ) meliputi;
F. CARI INVESTOR
Mencari investor adalah langkah terakhir untuk menyelamatkan usaha, apabila usaha anda diambang kebangkrutan gara- gara kehabisan modal. Bisa jadi usaha anda sudah memerlukan bantuan dari pihak ketiga. Tapi berhati- hatilah dalam mencari investor, jangan sampai setelah mendapatkan investor, usaha anda malah habis ( yang dimaksud habis akan saya jelaskan pada tulisan yang lain ). Karena bermacam - macam tipe investor. Mencari investor itu susah- susah mudah, dibilang susah tapi banyak orang kaya yang bingung mencari usaha, dibilang mudah tapi banyak calon inveator yang takut menanamkan modalnya.
Disinilah peran penting ilmu me lobby anda di uji. Seni melobby merupakan ilmu dasar seorang pengusaha, jadi keberhasilan anda tergantung bagaimana anda meyakinkan calon investor agar yakin menaruh modal atau saham kepada usaha anda.
Jadi Pilihlah bisnis yang memiliki pasar stabil. Dan tentunya produk anda adalah produk yang dibutuhkan oleh masyarakat, Misalnya jual beli HP baru atau bekas atau bisnis kuliner. Ingatlah bahwa bisnis yang tidak ada matinya ( selalu dibutuhkan masyarakat ) meliputi;
- Pendidikan
- Makanan
- Kesehatan.
Pilihlah model bisnis diatas agar usaha anda bisa berjalan dengan lancar
F. CARI INVESTOR
Mencari investor adalah langkah terakhir untuk menyelamatkan usaha, apabila usaha anda diambang kebangkrutan gara- gara kehabisan modal. Bisa jadi usaha anda sudah memerlukan bantuan dari pihak ketiga. Tapi berhati- hatilah dalam mencari investor, jangan sampai setelah mendapatkan investor, usaha anda malah habis ( yang dimaksud habis akan saya jelaskan pada tulisan yang lain ). Karena bermacam - macam tipe investor. Mencari investor itu susah- susah mudah, dibilang susah tapi banyak orang kaya yang bingung mencari usaha, dibilang mudah tapi banyak calon inveator yang takut menanamkan modalnya.
Disinilah peran penting ilmu me lobby anda di uji. Seni melobby merupakan ilmu dasar seorang pengusaha, jadi keberhasilan anda tergantung bagaimana anda meyakinkan calon investor agar yakin menaruh modal atau saham kepada usaha anda.
Itulah cara agar anda bisa memiliki bisnis yang baik dan tidak sampai terjadi kerugian, dan ujung- ujungnya bangkrut. Tekankan prinsip selalu evaluasi bisnis anda jangan sampai terlambat mengantisipasinya, agar usaha anda tetap bisa berdiri dan berkembang seperti yang anda harapkan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar