Rabu, 11 November 2020

BELAJAR dari SUMUR

BELAJAR dari SUMUR

Jika sebuah sumur ditimba setiap hari airnya, maka airnya akan jernih dan tidak akan pernah kering, selalu ada air di dalam nya...

Namun anehnya, kalau dalam satu hari saja airnya tidak ditimba, ketinggian air yang ada di dalam sumur itu tidak meningkat, sama seperti semula.

Gambar : referensi pihak ketiga

Namun, Sumur yang tak pernah lagi diambil airnya, maka, airnya akan cenderung kotor dan beracun, tak layak diminum.

Inilah yang disebut hukum alam..

Di mana di dalam alam terdapat misteri yang bertujuan untuk selalu memberi & keseimbangan..

Sesungguhnya kehidupan kita juga sama & serupa dengan sumur ini...

Pada umumnya orang berpikir bahwa jika kita memberi dari apa yang kita miliki, maka pasti akan berkurang dari apa yang di miliki semula. Karena, logikanya memang seperti itu. 

Tapi kalau kita mau belajar dari sumur ini, semakin banyak dan semakin sering kita memberi, maka akan semakin banyak pula rejeki yang mengalir kepada kita. 

Dalam hal memberi tidak harus dalam bentuk uang atau materi. Bantuan tenaga, pikiran juga bisa kita kategorikan memberi. 

Kita bisa saja memberi dalam bentuk apa saja yang kita miliki.

Saat kita bekerja dengan serius, memberikan dedikasi penuh ke tempat kita bekerja, maka skill atau kemampuan kita pun akan bertambah. Kepercayaan orang lain kepada kita juga semakin meningkat. Istilah dimana bumi kita pijak, disitu langit kita junjung, sangat cocok dengan contoh diatas. 

Yang perlu diperhatikan adalah jangan memberi karena terpaksa, jangan memberi karena ingin dipuji, jangan memberi untuk menunjukkan bahwa kita kaya & jangan memberi karena kebiasaan.

Sebaiknya kita memberi karena menginginkan orang lain agar bisa bahagia, bisa hidup lebih baik dan layak.

Dengan mengembangkan sikap mental memberi yang murni, kita yakin setiap orang bisa melakukannya.

Pilihan terserah pada diri kita.

Sedangkan manfaat langsung yang bisa kita rasakan saat memberi adalah perasaan kepuasan batin.

Dan inilah sebenarnya kebahagiaan sejati.

Ingatlah, bahwa sebaik baik manusia, adalah yang bermanfaat bagi manusia yang lainnya. 

Terima Kasih


Minggu, 19 Januari 2020

Pengenalan antar muka di blender

Salam Animasi,

Pada kesempatan kali ini,  saya akan melakukan hal yang baru bagi saya.
Setelah mengalami pembelajaran sana sini dan melihat ratusan contoh modeling dan animasi,  maka saya rasa mulai saat inilah waktunya saya juga akan berbagi kepada semuanya.  Dan tentunya saya akan menulis dengan bahasa yang mudah sekali dimengerti oleh semuanya.


Blender..
Yup blender..
Pasti yang anda pikirkan mengenai kata blender adalah alat untuk membuat juice..
Hehehe yang jelas itu benar.  Tapi blender yang saya maksudkan disini adalah software yang akan kita pakai untuk membuat animasi 3D. Jadi kita akan membuat animasi sendiri seperti yang ada di tipi tipi.

Baiklah,  saya rasa sudah cukup basa basinya.. Oh ya,  blender merupakan software gratis,  jadi kalian bisa langsung download ditempat resminya ya..

Pertama kalo kalian belum punya software nya download dulu di situs resminya.
Setelah download langsung saja pasang atau instalasi di Pc atau laptop kalian
Biarkan proses instalasi berjalan,  apabila selesai,  langsung saja kalian buka software blender nya..




Tampilan awal blender biasanya akan ada 3 objek yang akan muncul

1. Kubus  (cube)
2. Lampu (lamp)
3. Kamera ( Camera)


demikianlah tampilan awal dari software blender, tunggu tulisan berikutnya untuk menggunakan blender ya.

Terima kasih


Sabtu, 12 Mei 2018

Awas, kebijakan bisnis yang bikin modar

   Pada saat kita menjalankan bisnis, adakalanya kita dihadapkan pada situasi yang membingungkan. Kebingungan ini biasanya kita hadapi disaat omset yang mulai turun, profit yang mulai menurun, permasalahan kompetitor, sampai masalah intern perusahaan yaitu karyawan itu sendiri.

  Seringkali pada saat seperti itu, seorang pengusaha mengeluarkan suatu kebijakan- kebijakan, dari kebijakan yang sepele sampai kebijakan yang berat. Dan biasanya, kebijakan tersebut akan berdampak terhadap perusahaan itu sendiri. Bisa saja kebijakan kita berdampak baik terhadap kinerja karyawan atau bahkan kebalikannya yaitu berdampak buruk. Oleh sebab itu sebaiknya pada saat kita membuat kebijakan ataupun peraturan, kita harus pada posisi yang tenang, tidak terburu buru dan emosional.

Berikut ini adalah kebijakan kebijakan yang membuat perusahaan kita bangkrut.

Referensi pihak ketiga 

A. Menambah jam kerja karyawan

Yup, kebijakan ini seringkali dikeluarkan oleh pimpinan perusahaan setelah mengetahui omset perusahaan turun. Mereka berdalih, bahwa dengan menambah jumlah jam kerja, maka karyawan akan lebih produktif dalam menghasilkan omset mereka. Asumsi mereka, apabila dengan 8 jam kerja bisa menghasilkan omset semisal 10 juta, maka dengan penambahan jumlah jam kerja maka omset yang dicapai bisa meningkat.

Kebijakan ini secara matematika memang betul, tetapi apabila yang dihitung adalah mesin atau robot yang selalu mengikuti setingan operatornya. Tapi seandainya yang kita hadapi adalah manusia ( sales, penjaga toko, dll ) yang berkaitan dengan perasaan dan emosi maka penambahan jumlah jam kerja menyebabkan mereka capek, jenuh dan bosan, dan ini justru menyebabkan mereka tidak produktif, dan ujung ujungnya mereka resign.

B. Mengangkat karyawan yang tidak memiliki kemampuan

Banyak sekali perusahaan startup yang menggunakan cara seperti ini. Mereka mengangkat karyawan seadanya, meskipun karyawan tersebut secara ilmu dan pengalaman belum waktunya mengemban tugas yang baru. Padahal dari kebijakan tersebut akan membuat kasak-kusuk di antara sesama karyawan yang mengakibatkan karyawan yang merasa memiliki kemampuan lebih menjadi ogah-ogahan dalam bekerja.

Dampak yang paling nyata adalah mereka menjadi kurang percaya terhadap perusahaan ataupun pimpinan mereka dan ini sangat berbahaya sekali karena bisa menyebabkan perusahaan menjadi goyah Oleh sebab itu sebelum mengangkat karyawan pertimbangkanlah semuanya dari berbagai sisi dan aspek.

C. Membiarkan karyawan berlaku curang

Mungkin Anda bertanya-tanya kenapa karyawan yang berlaku curang dibiarkan, padahal karyawan yang curang Seharusnya lebih baik diberhentikan.

Jawabanya adalah, ada sebagian pemimpin baik itu owner ataupun manajer yang membiarkan karyawan yang berlaku curang biasanya berdasarkan toleransi atau karena karyawan tersebut senior dan cukup lama bekerja di sana. Ada kalanya juga mereka berpikir untuk mencari karyawan baru itu juga susah jadi mereka berharap untuk membetulkan dan membenarkan karyawan tersebut pelan-pelan agar kedepannya tidak berbuat israf.

Tapi seringkali dengan cara yang seperti ini justru akan membuat perusahaan anda cepat menuju kehancuran karena seringkali karyawan yang seperti ini akan mempengaruhi karyawan-karyawan yang lainnya ( ibaratnya seperti berbuat salah secara berjamaah )

Langkah yang tepat untuk mengatasi karyawan yang curang adalah dengan menegur secara keras ataupun memberi surat peringatan atau Justru dengan tindakan yang paling keras adalah dengan memberhentikannya. Jadi bisa dibilang itu merupakan shock terapi bagi karyawan yang lainnya.

Demikianlah ulasan yang bisa saya berikan mudah-mudahan kejadian seperti tulisan di atas tidak terjadi pada perusahaan anda semua, karena bisa dibayangkan begitu susahnya kita membangun suatu usaha dan ujung-ujungnya perusahaan kita tidak berkembang atau justru mengalami kebangkrutan.

Terima kasih


Sabtu, 07 Oktober 2017

Teknik closing paling ampuh, cukup 10 menit

Teknik closing adalah merupakan syarat utama dari keberhasilan seorang marketing untuk mendapatkan poin. Banyak sekali teori mengenai tata cara closing yang baik. Namun kali ini akan kita kupas tuntas tentang closing yang efektif dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk meyakinkan calon pembeli atau costumer kita

Gambar : pixabay.com


Pada tulisan kali ini, saya akan menjelaskan urut- urutan closing calon pembeli agar bisa memutuskan untuk membeli dalam waktu yang singkat.

" mas, semua itu kan tergantung calon pembeli, bukan kita " atau
" pada akhirnya semua tergantung konsumen untuk membeli atau tidak "

Pertanyaan diatas kerap kali saya terima pada saat saya memulai pembicaraan tentang closing kepada teman atau karyawan saya sendiri. Memang benar segala sesuatu tentang penjualan berakhir kepada pembeli itu sendiri, calon konsumenlah yang memutuskan ingin membeli produk atau jasa kita. Akan tetapi dengan adanya teknik closing yang akan saya beberkan, tingkat keberhasilannya bisa meningkat.

Baiklah kita mulai tata cara closing yang ampuh dan sebenarnya membutuhkan waktu yang cukup sebentar,

1. BUILDING TRUST

yang dumaksudkan dengan building trust adalah membangun kepercayaan. Bisa dipastikan bahwa kita tidak akan bisa menjual apapun kepada orang yang tidak atau belum percaya kepada kita.

Pelanggan yang sudah percaya dengan kita akan selalu melakukan repeat order kepada kita. Keuntungan lainnya apabila mereka sangat percaya, mereka akan mempromosikan kita kepada saudara, teman ataupun kerabat mereka.

Cara paling mudah dalam membangun kepercayaan adalah dengan menyamakan persepsi kita dengan mereka. Contoh menyamakan persepsi,

- Dari hobi atau kesenangan
Disini kita bisa mulai dari pertanyaan kepada pelanggan tentang hobi mereka, setelah kita mengetahui hobinya, mulailah obrolan tentang hobi mereka

- dari pekerjaan
Mulailah pertanyaan tentang bidang kerja pelanggan, baik tentang cara kerja sampai permasalahan pekerjaan mereka

Anda bisa perhatikan, bahwa langkah menjalin hubungan kepercayaan dimulai dari pertanyaan anda. Ada yang mengatakan bahwa " siapa yang bertanya, dialah yang menang"

Jadi inti dari Building Trust adalah bagaimana calon pelanggan merasakan senang apabila ngobrol dengan kita. Dan kita akan mengetahui calon pelanggan tersebut mulai percaya dengan kita adalah dengan melihat bagaimana mereka menceritakan diri mereka sendiri kepada kita, semakin mereka enjoy menceritakan diri sendiri maka semakin percayalah mereka terhadap kita.

2. BUILDING NEED

Setelah anda membangun kepercayaan kepada calon pelanggan, langkah selanjutnya adalah membangun keinginan atau kebutuhan dari calon pelanggan tersebut.

Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa setiap manusia pasti memiliki keinginan dan kebutuhan pribadi. Jadi sudah menjadi tugas seorang marketing untuk mengetahui keinginan mereka, dan sebaiknya keinginan mereka bisa kita hubungkan dengan produk yang anda tawarkan.

Misalnya, pelanggan Anda adalah karyawan kantor, jadi menjadi tugas Anda menghubungkan produk yang anda tawarkan dapat menunjang kepada pekerjaannya. Bahwa produk Anda dapat meningkatkan karier, percaya diri sampai kebanggaan pada mereka

Dalam ilmu pemasaran building need ini berhubungan dengan Need And Want konsumen. Jadi sebagai seorang salesman profesional anda diharapkan juga mengetahui kebutuhan dan keinginan dari konsumen anda. Semakin Anda mengetahui keinginan pelanggan, maka semakin Anda akan mendapatkan point' dari hubungan tersebut.

Itulah sekelumit teknik closing yang harus anda miliki sebagai seorang marketing maupun sebagai pebisnis. Karena, pebisnis pun harus menguasai teknik dasar tersebut. Kedepannya akan saya tuliskan lebih banyak lagi mengenai lanjutan dari 2 dasar teknik closing diatas. Mudah-mudahan mudahan Anda mendapatkan manfaat dari tulisan ini.

Rabu, 09 Agustus 2017

Sukses Usaha dan Bisnis tanpa Modal

Banyak anggapan bahwa untuk memulai suatu usaha harus memiliki banyak modal. Hal itu memang benar, akan tetapi tahukah anda bahwa banyak sekali bisnis yang bisa anda kerjakan tanpa modal. Ya benar sekali, tanpa modal.

Baca juga : langkah jitu dalam memulai Usaha Bisnis

Dalam tulisan saya saat ini khusus membahas bisnis- bisnis yang bisa dikerjakan oleh anda meskipun tanpa modal. Baiklah langsung saja menuju TKP.

1. Jualan Online
Saat ini bisnis yang seperti ini sudah sangat menjamur, dan banyak sekali pemainnya. Mulai dari orang yang sudah memiliki modal maupun yang tanpa modal. Menjamurnya bisnis seperti ini didorong oleh kemajuan jaman dan juga teknologi

Gambar : pixabay.com

" Mas, kalo jualan kan pasti ada produknya? Sedangkan saya tidak punya uang untuk beli barang..'

Mungkin pertanyaan diatas sering diajukan oleh para pemula. Memang benar yang namanya jualan pasti ada barangnya, tapi disinilah yang akan saya jelaskan bagaimana caranya kita berjualan tanpa memiliki barang dan juga tanpa modal.

Anda bisa saja menjualkan produk milik teman anda, mulai dari baju, sepatu, sandal, hasil kerajinan tangan, asesoris dan lain lain. Karena banyak juga para pengrajin yang kesulitan untuk menjual produk kerajinannya. Anda foto barang tersebut kemudian anda tawarkan di media sosial yang anda miliki. Saat ini Ada banyak media sosial yang bertebaran di internet, facebook. Instagram, google +, Path.

2. Penulis lepas

Kembali lagi, dengan kemajuan jaman yang cepat, dan didukung oleh teknologi yang semakin merakyat, banyak sekali pilihan- pilahan pekerjaan yang tersedia untuk masyarakat. Salah satunya yaitu penulis lepas.

Apabila anda suka dengan menulis, saat ini banyak sekali star up yang menyediakan tempat untuk penulis. UC News, Jalan Tikus dan masih banyak yang lainnya yang menawarkan bagi penulis untuk mencari uang tambahan atau bahkan menjadi pekerjaan pokok bagi sebagian orang.

Memang untuk menjadi seorang penulis tidaklah mudah, akan tetapi dengan anda rutin menulis dan juga belajar dari tulisan- tulisan orang lain maka anda akan menjadi seorang yang profesional. Anda bisa menulis artikel tentang kesehatan, gaya hidup, atau mengenai teknologi.

Saran saya mulailah dari menulis tentang sesuatu yang anda senangi dan kuasai

3. Broker atau makelar atau perantara

Coba anda perhatikan di surat kabar atau dilingkungan anda sendiri. Banyak sekali orang yang menjual barang, mulai dari motor, mobil, rumah. Kalau anda melihat bahwa itu merupakan peluang, segeralah diambil, dan segeralah anda tawarkan barang- barang tersebut kepada orang lain yang membutuhkan.

Gambar : pixabay.com

Usaha yang seperti ini biasanya akan berhasil dan sukses apabila anda memiliki relasi atau teman yang banyak.

Misalnya anda melihat tulisan dijalan " Dijual Rumah ", langkah pertama adalah temui orang yang berniat menjual rumah tersebut, lalu anda bisa bertanya banyak hal. Mulai dari harga, fasilitas, kenapa dijual dan lain sebagainya. Dari sedikit pertanyaan tersebut anda mulai memilik data tentang kondisi rumah tersebut, dan anda bisa menjelaskan kepada calon konsumen anda.

Saat ini sudah banyak usaha jenis ini yang dikemas secara profesional. Ray White dan Era Jaya merupakan contoh nyata bagaimana usaha makelar yang dilakukan secara profesional.

4. Jual Jasa

Secara ilmu marketing, jual jasa adalah menjual diri. Disini yang anda tawarkan bukanlah barang atau produk, melainkan ketrampilan dan keahlian yang anda miliki. Teknisi, Penjahit, Designer, atau membuka bimbingan belajar yang bisa dimulai dari rumah anda sendiri. Pekerjaan diatas adalah contoh kecil dari pekerjaan yang menjual ketrampilan dan keahlian.

Dalam usaha yang seperti ini anda dituntut untuk menguasai dan ahli dibidangnya. Jadi anda harus fokus terhadap keahlian anda.

5. Bisnis kreatif

Saat ini pemerintah sedang menggalakan usaha yang berprinsip kepada enterpreneur muda untuk menciptakan usaha kreatif. Yang dimaksudkan dengan bisnis kreatif adalah suatu usaha yang belum booming atau menciptakan suatu usaha yang baru. Adakalanya dalam menciptakan usaha yang baru tidak membutuhkan modal yang besar. Seperti yang sudah dilakukan oleh beberapa pengusaha, mereka mengambil sampah produksi untuk dijadikan produk unggulan lainnya.

Contohnya, anda bisa mengambil sisa potongan kayu untuk diproses menjadi kerajinan mini, atau anda bisa membuat boneka dari kain perca atau sisa kain dari penjahit, dan lain sebagainya.

Itulah beberapa solusi untuk memulai bisnis tanpa modal atau dengan modal minim, semoga bermanfaat bagi anda semua

Terima kasih

Senin, 12 Juni 2017

Membangun sales force yang Tangguh

Tidak dapat dipungkiri, bahwa tiap pengusaha selalu mengharapkan omset yang tinggi, karena, hanya dengan omset yang tinggilah keberlangsungan usaha anda bisa terus berjalan dan anda mendapatkan penghasilan yang lumayan besar. Untuk itu diperlukan Sales Force yang tangguh

Gambar : pixabay.com
Tapi, tahukah anda, bahwa untuk memperoleh omset yang tinggi tersebut tidaklah mudah. Diperlukan tenaga dan cara berpikir yang ekstra untuk meraihnya. Berbagai macam teori yang dapat anda praktekan, salah satunya adalah dengan cara memiliki tenaga pemasaran atau yang biasa disebut sales force

Pada edisi tulisan kali ini, saya akan khusus menjelaskan tentang bagaimana membangun tim pemasaran yang handal dan tangguh. Mereka tidak gampang menyerah dan selalu mengupayakan bagaimana caranya agar selalu mencapai target.

Baiklah, berikut urutan dalam membangun Sales Force yang tangguh

1. Perekrutan

Betul sekali, langkah pertama membangun tim adalah dimulai dari perekrutan, karena dari sinilah anda akan mengetahui kepribadian, karakter, motivasi kerja calon karyawan anda. Anda bisa memilih diantara sekian orang pelamar untuk menjadi karyawan anda.

Pilihlah karyawan yang memiliki motivasi kerja yang tinggi, karena karyawan yang seperti ini tidak mudah menyerah, dan selalu ingin terus belajar. Jangan lupa untuk menilai kejujuran calon karyawan anda, karena dalam dunia pemasaran banyak sekali celah untuk memainkan keuangan.

2. Training

Setelah anda memperoleh karyawan yang sesuai dengan kriteria anda, langkah selanjutnya adalah melakukan training, baik training class maupun dilapangan. Dalam training class atau training dalan kantor, biasanya anda jelaskan semua tentang seluk beluk pekerjaan yang akan mereka kerjakan, kedisiplinan, tanggung jawab sampai target yang harus mereka capai.

Apabila semua teori sudah anda jelaskan, selanjutnya adalah mengajak sales baru tersebut untuk melakukan pengenalan lapangan. Anda bisa saja mengajak sales tersebut kelapangan langsung untuk bertemu dengan beberapa konsumen. Ajarkanlah cara bertutur kata yang baik dan sopan kepada pelanggan. Anda ajarkan juga bagaimana sikap kita apabila berhadapan dengan pelanggan

Training yang baik akan menghasilkan tenaga pemasaran yang handal

3. Membangun mindset

Membangun mindset merupakan langkah yang harus anda lakukan selanjutnya. Banyak sekali pengusaha yang melupakan langkah ini. Karena mereka beranggapan bahwa cukup karyawan diberi target dan gaji yang cukup maka mereka akan bekerja dengan sendirinya. Ingat, bahwa judul tulisan ini adalah " membangun sales force yang tangguh", bukan cuma memiliki tenaga sales saja.
Gambar : pixabay.com
Disini yang anda bangun adalah cara berpikir karyawan anda. Buanglah cara berpikir sales anda yang ingin hidup rata - rata. Karena seringkali saya sendiri menemui beberapa karyawan yang mempunyai prinsip seperti itu.

   " ah, yang penting saya kerja dan digaji itu sudah cukup "

   " buat apa ngoyo, toh yang kaya nantinya juga bosnya "

Diatas adalah sebagian ucapan karyawan yang memiliki prinsip hidup rata- rata. Jadi disinilah tugas anda untuk mereparasi mindset karyawan anda, agar bisa mengikuti cara berpikir anda. Harapannya agar karyawan anda bisa bekerja lebih optimal

4. Motivasi

Memotivasi disini bisa berupa memberi semangat dengan ucapan dan kata- kata, dan bisa berupa bonus. Memberi motivasi harus anda lakukan agar sales anda terus menerus berusaha bekerja untuk mencapai target dan bahkan terobsesi untuk melebihi dari target yang anda buat.

Motivasi sederhananya adalah buatlah karyawan anda menjadi penting di perusahaan anda. Kebanyakan karyawan senang sekali apabila keberadaannya dianggap penting. Bahwa dengan memiliki karyawan yang ada dapat membuat perusahaannya tumbuh, dengan tumbuhnya perusahaan maka penghasilan karyawan juga akan ikut terdongkrak dan lain sebagainya.

5. Evaluasi

Langkah selanjutnya adalah selalu diadakan evaluasi kerja untuk tenaga pemasaran. Evaluasi kerja meliputi, hasil kerja, disiplin kerja, pencapaian target, kecakapan komunikasi dan lain lain. Tujuannya jelas agar anda bisa memperhitungkan target kedepan maupun persiapan anggaran perusahaan.

Apabila terdapat karyawan yang tidak memenuhi kriteria, segera diambil tindakan. Bisa saja anda memberikan tambahan motivasi, memberikan teguran, bahkan kalau dianggap perlu bisa saja anda berhentikan. Tapi perlu diingat bahwa memberhentikan karyawan adalah opsi paling terakhir.

6. Team Work

Tidak dapat dipungkiri, bahwa tenaga penjual itu harus memiliki team work atau bekerja sama dalam tim. Karena apalah gunanya apabila anda memiliki beberapa tenaga pemasaran, hasil antara sales yang satu dengan yang lainnya terlalu timpang. Oleh sebab itu dibutuhkan kerja sama antar karyawan.

Disini, anda bisa memecah karyawan anda menjadi beberapa tim. Dan masing masing tim memiliki targetnya sendiri. Harapannya agar terjadi persaingan ( dalam arti yang positif ) dan bisa saling memacu antar tim. Sales yang penjualannya tertinggi bisa membantu temannya yang lain, mendorong supaya lebih bersemangat dalam berusaha.

Demikianlah tulisan saya mengenai bagaimana membangun tenaga Sales force yang tangguh.

Terima kasih

Selasa, 30 Mei 2017

Usaha yang membuat Cepat Kaya

Gambar : Pixabay.com
Wow..Judul artikel yang sangat bombastik dan menggiurkan " Cara Cepat jadi Kaya". Judul diatas mungkin sudah banyak yang menulis, karena menggambarkan keinginan setiap orang dan khususnya para pengusaha.

Pada era modernisasi seperti saat ini, banyak sekali masyarakat yang menginginkan kekayaan dengan cara cepat. Mereka tergiur oleh kesuksesan para pengusaha yang bergelimangan harta. Karena setiap waktu dan setiap saat, baik dilayar televisi maupun di sosial media, kita disuguhi deretan pawai kemegahan oleh hasil keringat pengusaha tersebut atau kekayaan artis nasional, mulai dari rumah mewah, mobil mewah serta gaya hidup yang glamour

Dengan tontonan seperti itu memang sangatlah wajar apabila kita menginginkan kehidupan seperti itu. Sebut saja penghasilan artis nasional yang sekali tampil saja bisa menghasilkan jutaan bahkan sampai puluhan juta rupiah. Atau jumlah kekayaan pengusaha kelas internasional seperti; Bill Gates, Mark Zuckerberg, Jack Ma dan lain sebagainya.

Mungkin anda berpikir, bagaimana caranya agar bisa mengumpulkan kekayaan seperti mereka.

Berikut akan saya jelaskan bagaimana caranya agar bisa cepat kaya.

A. BEKERJA KERAS

Yup..syarat pertama agar cepat kaya adalah dengan bekerja. Apakah anda pikir pengusaha macam Bill Gates bisa kaya tanpa bekerja? Kalau anda pikir Bill Gates bisa kaya tanpa bekerja anda keliru besar. Karena sebelum Bill Gates kaya raya seperti sekarang, dia sudah melakukan suatu pekerjaan yang keras, berpikir cerdas dan kadang disertai kegagalan. Tapi semua itu dia lakukan tanpa berpikir untuk menyerah. Bekerja siang dan malam sudah biasa. Dan hasilnya bisa anda saksikan saat ini dengan jumlah kekayaan yang sangat besar.

Ingat, tidak ada sesuatu yang instan, semua memerlukan proses, jika anda mengharapkan kekayaan datang saat ini tanpa bekerja itu sangat mustahil, kecuali anda sekarang menikah dengan orang yang kaya raya.

Jadi bekerja keraslah mulai sekarang. Ya..mulai sekarang, jangan ditunda lagi, agar 1 tahun kedepan anda akan bisa merasakan hasil yang anda kerjakan sekarang

B. BEKERJA CERDAS

Banyak orang yang mengira bahwa kerja cerdas merupakan kebalikan dari kerja keras, atau bisa dibilang lawan dari kerja keras. Anggapan itu sangat keliru. Karena kerja cerdas itu merupakan kelanjutan dari kerja keras. Ingat, jangan dibalik. Anda boleh bekerja dengan cerdas setelah anda melalui yang namanya kerja keras.

Bekerja dengan cerdas biasanya berhubungan dengan teknologi dan Sistem kerja. Saat ini banyak pengusaha muda yang lebih memikirkan cara yang seperti ini, dan banyak juga yang meraup keauksesan dan keuntungan yang lumayan besar. Contoh model bekerja cerdas adalah bagaimana pengusaha Nadiem Makarim membuat aplikasi GoJek. Apakah dia menciptakan usaha yang baru? Tentunya tidak. Pria kelahiran 4 Juli 1984 ini cuma memikirkan bagaimana caranya mengelola para tukang ojek yang berserakan ( maksudnya jumlahnya sangat banyak ) untuk dikelola secara profesioanal. Dan hasilnya sangat fenomenal. Karena sampai saat ini sudah lebih dari 100.000 driver ojek yang bergabung dibawah management Gojek.

Coba anda bayangkan berapa penghasilan seorang Nadiem Makarim dari GoJek. Sistem yang dipakai adalah 80:20, yang artinya 80% untuk driver, sedang 20% untuk perusahaan. Misal, asumsi minimal omaet 1 driver 20.000 saja, maka perusahaan mendapat 4.000 dikalikan 100.000 jumlah driver, hasilnya sudah 400 juta perhari. Woooww angka yang fantastis

Tapi perlu diingat, bahwa sebelum GoJek terkenal, kerja keras yang bagaimana yang sudah dilalui oleh Nadiem Makarim. Mulai dari membuat aplikasi, melobi para tukang ojek, memikirlan sistem kerja, sampai adanya ketegangan antar tukang ojek. Semua itu membutuhkan kerja keras juga.

C. INOVATIF

Kreatif dan inovasi selalu digambarkan dengan pemikiran diluar kotak " out of box ". Istilah itu sudah sangat populer di masyarakat. Dampaknya bisa anda perhatikan dari bisnis- bisnis anak muda jaman sekarang. Mulai dari bisnis kuliner, semua berlomba- lomba memberikan sesuatu yang beda, lain dari yang lainnya. Mulai dari makanannya yang unik, sistem pelayanannya yang aneh bahkan tempat jualannya yang lain dari yang lainnya.

Seperti para pengusaha senior yang mengatakan bahwa, apabila anda berbisnis jadilah yang pertama, kalau tidak bisa jadilah yang terbaik, kalau masih belum bisa maka jadilah yang terunik ( atau menurut saya pribadi lebih ke arah aneh ).

Untuk bisnis yang mengandalkan teknologi, banyak sekali bermunculan bisnis yang mungkin tidak terpikirkan oleh kebanyakan orang. Contoh, bukalapak, tokopedia, traveloka, dan masih banyak yang lainnya. Pengusaha yang bergerak dibidang ini biasanya dikerjakan oleh para pengusaha muda, dimana mereka memiliki banyak sekali ide bisnis yang fresh dan out of box.

Pengusaha- pengusaha muda biasanya memiliki karakter yang energik, banyak ide, dan selalu optimis. Mereka selalu melakukan suatu usaha dengan inovasi, dan apabila gagal mereka masih memiliki ide brilian yang lainnya, dan biasanya berhubungan dengan teknologi.


D. MEMPERBANYAK HUBUNGAN / NETWORKING

Gambar : Pixabay.com

Setelah kerja keras lalu kerja cerdas dan kemudian anda inovatif, selanjutnya adalah perbanyaklah hubungan dengan orang lain. Bisa sesama pengusaha atau tetangga sekitar, dan bisa juga teman sekolah. Karena dengan memperbanyak hubungan maka anda akan memiliki point penting dalam berbisnis. Karena dalam berbisnis semakin banyak hubungan maka semakin besar kemungkinan anda berhasil.

Misalnya anda sering ngobrol atau sharing dengan pengusaha lainnya, maka secara tidak langsung, anda akan menemukan ilmu baru atau ide yang baru. Ada kalanya ide tersebut bisa diterapkan dalam model bisnis anda. Karena prinsip bisnis adalah saling berbagi.

Banyak sekali dari pengusaha- pengusaha yang ingin menularkan ilmunya kepada orang lain.Contoh Bob Sadino, beliau tidak pelit ilmu dan bahkan sering mengajak pemuda - pemuda untuk belajar bisnis dan mendirikan usaha sendiri. Banyak sekali ide dan pemikiran beliau yang sampai saat ini di tiru oleh pengusaha muda. Pemikiran beliau yang sangat sering kita dengar adalah; Orang " Pintar" biasanya banyak ide, bahkan mungkin terlalu banyak ide, sehingga tidak satupun menjadi kenyataan, sedangkan orang "bodoh" mungkin hanya punya satu ide dan satu itulah yang menjadi pilihan usahanya "

Banyak sekali pengusaha yang suka menularkan ilmunya, jadi perbanyaklah hubungan dengan orang lain, agar kita bisa mendapatkan ilmu dan bahkan pengalaman dari orang lain.
Ingin belajar investasi Reksadana, klik disini 
https://drive.google.com/file/d/0Bzi4DYTrsVeWRUdRTlViWERzTTg/view?usp=drivesdk Semoga tulisan diatas memberikan suntikan motivasi kepada anda semua
Terima kasih