Senin, 12 Juni 2017

Membangun sales force yang Tangguh

Tidak dapat dipungkiri, bahwa tiap pengusaha selalu mengharapkan omset yang tinggi, karena, hanya dengan omset yang tinggilah keberlangsungan usaha anda bisa terus berjalan dan anda mendapatkan penghasilan yang lumayan besar. Untuk itu diperlukan Sales Force yang tangguh

Gambar : pixabay.com
Tapi, tahukah anda, bahwa untuk memperoleh omset yang tinggi tersebut tidaklah mudah. Diperlukan tenaga dan cara berpikir yang ekstra untuk meraihnya. Berbagai macam teori yang dapat anda praktekan, salah satunya adalah dengan cara memiliki tenaga pemasaran atau yang biasa disebut sales force

Pada edisi tulisan kali ini, saya akan khusus menjelaskan tentang bagaimana membangun tim pemasaran yang handal dan tangguh. Mereka tidak gampang menyerah dan selalu mengupayakan bagaimana caranya agar selalu mencapai target.

Baiklah, berikut urutan dalam membangun Sales Force yang tangguh

1. Perekrutan

Betul sekali, langkah pertama membangun tim adalah dimulai dari perekrutan, karena dari sinilah anda akan mengetahui kepribadian, karakter, motivasi kerja calon karyawan anda. Anda bisa memilih diantara sekian orang pelamar untuk menjadi karyawan anda.

Pilihlah karyawan yang memiliki motivasi kerja yang tinggi, karena karyawan yang seperti ini tidak mudah menyerah, dan selalu ingin terus belajar. Jangan lupa untuk menilai kejujuran calon karyawan anda, karena dalam dunia pemasaran banyak sekali celah untuk memainkan keuangan.

2. Training

Setelah anda memperoleh karyawan yang sesuai dengan kriteria anda, langkah selanjutnya adalah melakukan training, baik training class maupun dilapangan. Dalam training class atau training dalan kantor, biasanya anda jelaskan semua tentang seluk beluk pekerjaan yang akan mereka kerjakan, kedisiplinan, tanggung jawab sampai target yang harus mereka capai.

Apabila semua teori sudah anda jelaskan, selanjutnya adalah mengajak sales baru tersebut untuk melakukan pengenalan lapangan. Anda bisa saja mengajak sales tersebut kelapangan langsung untuk bertemu dengan beberapa konsumen. Ajarkanlah cara bertutur kata yang baik dan sopan kepada pelanggan. Anda ajarkan juga bagaimana sikap kita apabila berhadapan dengan pelanggan

Training yang baik akan menghasilkan tenaga pemasaran yang handal

3. Membangun mindset

Membangun mindset merupakan langkah yang harus anda lakukan selanjutnya. Banyak sekali pengusaha yang melupakan langkah ini. Karena mereka beranggapan bahwa cukup karyawan diberi target dan gaji yang cukup maka mereka akan bekerja dengan sendirinya. Ingat, bahwa judul tulisan ini adalah " membangun sales force yang tangguh", bukan cuma memiliki tenaga sales saja.
Gambar : pixabay.com
Disini yang anda bangun adalah cara berpikir karyawan anda. Buanglah cara berpikir sales anda yang ingin hidup rata - rata. Karena seringkali saya sendiri menemui beberapa karyawan yang mempunyai prinsip seperti itu.

   " ah, yang penting saya kerja dan digaji itu sudah cukup "

   " buat apa ngoyo, toh yang kaya nantinya juga bosnya "

Diatas adalah sebagian ucapan karyawan yang memiliki prinsip hidup rata- rata. Jadi disinilah tugas anda untuk mereparasi mindset karyawan anda, agar bisa mengikuti cara berpikir anda. Harapannya agar karyawan anda bisa bekerja lebih optimal

4. Motivasi

Memotivasi disini bisa berupa memberi semangat dengan ucapan dan kata- kata, dan bisa berupa bonus. Memberi motivasi harus anda lakukan agar sales anda terus menerus berusaha bekerja untuk mencapai target dan bahkan terobsesi untuk melebihi dari target yang anda buat.

Motivasi sederhananya adalah buatlah karyawan anda menjadi penting di perusahaan anda. Kebanyakan karyawan senang sekali apabila keberadaannya dianggap penting. Bahwa dengan memiliki karyawan yang ada dapat membuat perusahaannya tumbuh, dengan tumbuhnya perusahaan maka penghasilan karyawan juga akan ikut terdongkrak dan lain sebagainya.

5. Evaluasi

Langkah selanjutnya adalah selalu diadakan evaluasi kerja untuk tenaga pemasaran. Evaluasi kerja meliputi, hasil kerja, disiplin kerja, pencapaian target, kecakapan komunikasi dan lain lain. Tujuannya jelas agar anda bisa memperhitungkan target kedepan maupun persiapan anggaran perusahaan.

Apabila terdapat karyawan yang tidak memenuhi kriteria, segera diambil tindakan. Bisa saja anda memberikan tambahan motivasi, memberikan teguran, bahkan kalau dianggap perlu bisa saja anda berhentikan. Tapi perlu diingat bahwa memberhentikan karyawan adalah opsi paling terakhir.

6. Team Work

Tidak dapat dipungkiri, bahwa tenaga penjual itu harus memiliki team work atau bekerja sama dalam tim. Karena apalah gunanya apabila anda memiliki beberapa tenaga pemasaran, hasil antara sales yang satu dengan yang lainnya terlalu timpang. Oleh sebab itu dibutuhkan kerja sama antar karyawan.

Disini, anda bisa memecah karyawan anda menjadi beberapa tim. Dan masing masing tim memiliki targetnya sendiri. Harapannya agar terjadi persaingan ( dalam arti yang positif ) dan bisa saling memacu antar tim. Sales yang penjualannya tertinggi bisa membantu temannya yang lain, mendorong supaya lebih bersemangat dalam berusaha.

Demikianlah tulisan saya mengenai bagaimana membangun tenaga Sales force yang tangguh.

Terima kasih

1 komentar: