Rabu, 19 April 2017

10 Karakter dan sifat seorang Pengusaha

Menjadi pengusaha dan memiliki usaha yang besar merupakan impian setiap orang. Tapi tahukah anda, untuk menjadi pengusaha yang sukses dibutuhkan semangat dan tekad yang kuat.
Berikut ini akan kita kupas tuntas mengenai karakteristik atau sifat- sifat seorang pengusaha


1. Ambisi

   Ambisi bisa disebut juga hasrat atau keinginan. Setiap pengusaha pasti memiliki keinginan, tujuan dan harapan dalam menjalankan bisnisnya. Dengan ambisi mereka akhirnya memiliki target yang jelas dan impian. Mulai dari ambisi ingin membesarkan usaha, menjadi yang terbaik,, membahagiakan keluarga, sampai mensejahterakan karyawan. Agar ambisi anda dapat tercapai, sering- seringlah tulis target anda, karena dengan menulisnya anda akan selalu ingat dan terpacu untuk mengejarnya.
   
2. Berani mengambil resiko

Gambar : Arya Design

Inilah yang paling tidak diinginkan oleh semua pegawai atau pekerja apabila ingin memulai suatu usaha. Mereka takut untuk berbisnis alasannya yang paling sering kita dengar adalah takut bangkrut, takut bisnisnya tidak berjalan, dan takut tidak bisa makan dsb. Semua itu membuat kita ragu- ragu untuk memulai bisnis.

Memang dalam berbisnis kalau tidak sukses ya memang bangkrut. Itulah pilihan yang nyata. Selain gagal anda juga perlu memikirkan seandainya anda sukses, apa yang akan anda terima, tentunya kekayaan. So, beranilah untuk segera bertindak

3. Ketahanan mental yang kuat

Disinilah seorang pengusaha tangguh di tempa. Seandainya usaha yang dijalankan belum memenuhi harapan, entah target omset yang belum tercapai, atau profit yang belum mencukupi kebutuhan, atau juga usaha yang dijalankan masih sepi dan belum ada perkembangan. Anda mungkin juga sering mengalami yang namanya penolakan, cibiran dari orang lain.

Yakinlah, bahwa semua itu merupakan proses untuk anda, agar anda memiliki pondasi yang kuat dalam berbisnis dan jangan mudah putus asa. Karena ibarat seorang pelaut yang handal tidak akan menjadi tangguh dalam lautan yang tenang. Percayalah bahwa semua cobaan dan ujian adalah sarana untuk anda agar bisa sukses

4. Disiplin
Gambar : Arya Design
Pada umumnya banyak sekali masyarakat yang mengatakan,

   " lah wong usaha sendiri, nggak usah ngoyo"

   " santai bos, kan usahanya sendiri, ntar aja  ngantornya'

Memang benar, dengan memiliki usaha sendiri, anda lah pemegang kontrol atas perusahaan ( saya katakan perusahaan agar usaha anda lebih keren gitu..). Tapi yang harus anda ingat bahwa, justru itu anda harus menunjukan kepada para karyawan , teladan yang baik, agar karyawan anda menjadi lebih rajin dan juga disiplin

Disiplin itu meliputi disiplin waktu dan disiplin kerja. Jadi meskipun anda pemilik perusahaan, sebaiknya anda datang tepat waktu, atau justru datang lebih awal, karena contoh yang paling utama terhadap para karyawan ya anda sendiri.

Apabila anda memiliki janji dengan rekan bisnis, atau klien, hadirilah janji tersebut sesuai waktu yang ditentukan, jangan molor, karena itu bisa menaikkan kredibilitas anda dimata para rekan bisnis dan klien

5. Tanggung jawab yang besar

Selaku pemilik usaha, sudah tentu anda memiliki tanggung jawab yang besar. Jadi selain bertanggung jawab terhadap diri anda sendiri dankeluarga, anda juga memiliki tanggung jawab terhadap karyawan maupun pelanggan usaha anda. Terhadap karyawan tentunya berkaitan dengan ketepatan gaji dan kesejahteraan mereka. Sedangkan terhadap pelanggan, anda bertanggung jawab terhadap mutu dan kualitas, karena hal ini berkaitan dengan loyalitas pelanggan kesinambungan usaha anda

6. Keyakinan yang tinggi

Karakter ini berkaitan dengan rasa percaya diri yang anda miliki. Yakin terhadap diri sendiri, yakin juga terhadap kemampuan karyawan, sampai yakin terhadap produk yang anda miliki dan anda tawarkan. Coba perhatikan dilayar televisi pada saat penayangan iklan, khususnya iklan yang dibawakan oleh seorang presenter. Begitu berapi- apinya mereka menawarkan produk mereka, karena mereka pribadi yakin terhadap produk yang ditawarkan

Keyakinan terhadap usaha juga sangat diperlukan. Misalnya anda memiliki usaha kuliner, anda harus yakin bahwa usaha kuliner ini bisa bertahan dan juga bisa dikembangkan.

7. Jujur

Ada pepatah lama yang mengatakan bahwa, " kejujuran adalah modal utama dalam berbisnis". Pepatah itu tidak salah, karena banyak sekali pengusaha yang awalnya bisa berbisnis dengan modal jujur. Contoh rekan saya bisa memiliki usaha karena awalnya diberi pinjaman barang oleh rekannya, lalu barang tersebut ia jual, dan apabila laku maka modal langsung diserahkan ke rekannya, atau dengan kata lain dia bayar setelah barangnya laku. Karena jualannya semakin laris, akhirnya teman saya kulakan sendiri dalam partai yang besar dan tentunya dengan harga yang lebih baik lagi. Dan sekarang teman saya sukses dari bisnis tersebut

8. Kemampuan menjual

Inilah kemampuan yang paling utama yang harus dimiliki seorang pengusaha. Usaha jenis apapun wajib memiliki kemampuan ini. Kempuan menjual, baik menjual produk, menjual jasa sampai menjual diri adalah ujung tombak dari srmua usaha.

Uuppss, mungkin ada yang bertanya,

   " Haaahh, menjual diri ?, apa nggak salah tuh.."

Benar dan nggak salah sama sekali.
Yang dimaksud menjual diri disini ( sisi positif ) adalah menjual kemampuan anda.
 Bagi anda yang jago menyanyi, anda tawarkan suara emas anda kepada pemilik label rekaman. Buat anda yang pintar akting juga bisa mendapatkan uang dari main sinetron atau film. Intinya adalah,kemampuan apapun yang anda miliki jangan disimpan, tawarkanlah.. So, mulai sekarang, anda pikirkan dan renungkan, kelebihan apa yang anda miliki, lalu  jual lah.

9. Memilki intuisi

Intuisi itu semacam feeling atau perasaan. Intuisi ini adalah kemampuan melihat peluang. Misalnya, kemarin yang lagi ngetren batu akik. Ada banyak pengusaha yang ikut menikmati trend tersebut. Mereka melihat peluang disana, dan tanpa pikir panjang membelanjakan beberrapa uangnya untuk beli batu dan emban( cincin tempat batu akik ). Mereka memiliki keyakinan bahwa usaha seperti ini adalah usaha yang musiman, jadi mereka berupaya agar barang yang mereka beli secepatnya mereka lepas atau jual, karena sangat beresiko apabila sampai terlalu lama tidak terjual.

Kemampuan ini biasanya akan muncul setelah anda berbisnis dalam waktu yang relatif lama. Karena kemampuan ini biasanya akan anda miliki didasari oleh kebiasaan anda menganalisa.

Mulai dari analisa keuangan yang berfungsi menghitung biaya cost. Analisa trend pasar setelah anda terbiasa bertemu klien, pelanggan dan masyarakat. Analisa target pasar ketika anda sudah memiliki pelanggan dan anda sudah bisa mengelompokan mereka berdasarkan usia, pekerjaan, status sosial dll

10. Inovasi

Gambar : Arya Design
Inovasi atau kreatif juga saya masukkan disini, karena seorang pengusaha yang tidak memiliki inovasi biasanya usahanya akan stagnan.
Contoh yang paling mudah adalah kemunculan go- jek. Coba anda perhatikan perbedaan antara yang kreatif dengan yang tidak kreatif, dan anda sendiri pasti sudah bisa menyimpulkan semdir.
Atau kemunculan supermarket terwaralaba. Sungguh dahsyat dampak yang diterima oleh pengusaha- pengusaha lokal.

Dan sifat ini biasanya selalu dikaitkan dengan teknologi. Itu bisa benar dan juga bisa juga tidak, karena anda perhatikan disekitar anda pastilah banyak bermunculan cafe- cafe dengan konsep yang baru alias fresh.
 Jadi kreatiflah agar bisnis anda tidak tergerus oleh kemajuan jaman.

Oke, sampai disini dulu tulisan mengenai sifat- sifat seorang wirausaha atau pengusaha. Mudah- mudahan dapat anda terima dan dicerna dengan baik agar membuat langkah anda semakin pasti untuk memulai usaha atau mengembangkan usaha anda

Terima kasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar