Kamis, 13 April 2017

Langkah Jitu dalam Memulai bisnis





Tulisan ini menyambung dari tulisan kemarin. Setelah syarat utama untuk memulai bisnis sudah anda miliki yaitu niat dan kemauan Baca : memulai usaha dengan kemauan, maka syarat yang kedua adalah kemampuan. Sudah menjadi cerita dimasyarakat bahwa untuk memulai usaha harus memiliki modal. Memang modal merupakan pelengkap untuk memulai usaha tapi bukanlah yang utama, karena yang utama seperti yang sudah saya posting sebelumnya adalah kemauan. Kita lanjutkan kembali tulisan ini bahwa kemampuan adalah syarat yang kedua.

   Kemampuan meliputi, ketrampilan/ keahlian, tenaga dan juga modal. Ketrampilan ini banyak sekali macamnya, ketrampilan tentang teknologi, seni, permesinan dll. Dari sekian banyaknya ketrampilan pastilah anda memilikinya meskipun belum ahli. Seperti yang alm Bob Sadino katakan bahwa urutan orang bekerja itu adalah anda harus bisa kemudian mahir dan yang terakhir adalah ahli. Jadi tidak masalah anda belum menguasai bidang tersebut karena dengan belajar maka anda akan menjadi ahli dibidangnya. Dari ketrampilan yang belum seberapa tersebut anda harus dan wajib untuk belajar. Atau bahkan anda bisa langsung mendirikan usaha sambil belajar.

    Contoh usaha yang tidak mengeluarkan modal dan bermodalkan ketrampilan adalah usaha jasa membuat website, usaha jasa laundry, maupun usaha- usaha rumahan. Mungkin ada yang langsung komentar,
       
          " loh bukannya usaha laundry harus ada modal, buat beli mesin cuci ?"

 Hehe inilah yang membedakan orang biasa dengan pengusaha atau calon pengusaha. Caranya begini, anda tinggal promosikan usaha laundry anda kepada teman, rekan kerja, tetangga dan kepada siapa saja. Anda promosikan bahwa laundry anda siap antar jemput. Jadi misalnya ada teman yang meminta jasa laudry anda, maka segeralah anda ambil, ya betul tinggal diambil.

          " Terus gimana kelanjutannya ? "

Tentunya setelah diambil, dicuci dong..mungkin anda masih bingung dan mucul pertanyaan lagi,

          " kan belum punya mesin cuci.."

   saya akan bertanya kepada anda, apakah mencuci itu harus pakai mesin cuci ? jawabannya pasti tidak harus, anda bisa saja mencuci pakai tangan. Nah disini pasti anda akan bertanya lagi,

         " tidak profesional dong bos .."

   Nah jawaban pastinya adalah, anda ingin bisnis tanpa modal, ya seperti itu caranya. Dengan cara seperti itu, apakah pelanggan anda akan menanyakan dimana mesin cucinya trus pake merk apa dll, sepertinya jarang pelanggan laundry yang menanyakannya. Baru setelah pelanggan anda mulai bertambah dan berkembang anda pikirkan lagi bagaimana cara membeli mesin cuci apakah dari hasil usaha yang sudah ditabung atau mungkin beli dengan cara kredit. Itu adalah salah satu contoh mendirikan usaha tanpa modal.



   Atau mungkin anda ingin usaha yang lain, anda bisa saja membuka usaha yang lain meskipun tanpa modal, dan hanya ketrampilan yang anda tawarkan. Yang penting anda mau berusaha dan disitu pasti ada jalan.

   Nah, apabila anda adalah orang yang memiliki modal, maka anda  sudah 1 langkah didepan. Anda tidak perlu repot- repot mengumpulkan uang lagi. Tapi perlu diingat bahwa adakalanya dengan ketersediaan modal sering kali pengusaha pemula itu tidak kontrol terhadap keuangan. Melakukan promosi besar- besaran tanpa memperhitungkan arus kas yang ada. Prinsipnya anda harus mengeluarkan uang dengan berbagai pertimbangan, janganlah mengeluarkan uang karena gengsi.

   Bisnis yang mungkin bisa anda geluti dengam modal yang sudah ada ditangan itu sangat banyak, tapi saat ini model bisnis yang sangat digemari oleh pebisnis pemula adalah model franchise atau waralaba. Karena bisnis ini adalah bisnis yang tinggal anda jalankan tanpa memikirkan tempat kulakan, pemasaran, atau ketrampilan. Biasanya bisnis seperti ini sudah jelas SOP nya, tapi sebaiknya anda memilih dengan seksama, karena adakalanya franchisor atau pemilik waralaba ini tidak begitu memikirkan usaha para pembeli bisnis ini. Anda tinggal bertanya, browsing atau bahkan kalo perlu anda lihat sendiri usaha ini ditempat anda, apakah laris, jarang pesaing, dan prospek kedepannya bagaimana.

   Selain itu anda juga bisa mempekerjakan seorang yang ahli untuk bisnis anda, contohnya anda ingin buka bengkel motor. Karena anda kurang paham tentang perbengkelan, anda bisa saja mencari tenaga ahli dibidang ini, atau seandainya sulit mencari yang ahli anda cari saja lulusan SMK jurusan otomotif, disinilah nantinya terjadi hubungan yang saling menguntungkan. Anda bisa membuka bisnis tanpa keahlian, sedangkan pekerja anda bisa memulai usaha tanpa modal.

           " perhitungan hasilnya gimana ? "

   Untuk perhitungan hasil adalah bagaimana kesepakatan anda dengan tenaga ahli tersebut. Bisa saja pembagiannya 50:50, atau 60:40 bahkan bisa saja 70:30. Intinya perhitungan pembagian hasil tersebut sama- sama iklhas dikedua pihak atau memakai istilah bule, win- win solution.

   Ada pepatah mengatakan seribu langkah diawali satu langkah. Demikian pula dengan memulai berbisnis, yang penting anda buka terlebih dahulu usaha anda daripada anda hitung terus antara untung, rugi, resiko dll. Karena dengan anda mulai bisnis, maka disanalah anda akan mengetahui segala sesuatunya yang mana sebelumnya cuma terlintas dipikiran. Pada prinsipnya semua bisnis menguntungkan, buktinya masih banyak yang menjalankan bisnis tersebut, misal ada yang ngomong,

          " jangan bisnis cabe nanti resikonya besar atau jangan budidaya lele karena banyak yang rugi, dsb "

   Omongan diatas memang kerap disampaikan oleh rekan kita, saudara kita. Tetapi yang perlu anda pahami adalah, masih banyak orang yang sukses dengan berbisnis seperti yang disebutkan diatas. Karena semakin takut orang lain berbisnis seperti itu maka akan semakin sedikit kompetitor mereka, dan dampaknya kepada masyarakat luas dapat terjadi monopoli pasar.

   Saya rasa sudah cukup tulisan ini saya buat, mudah- mudahan bermanfaat bagi anda, dan semoga kedepan saya bisa memposting lagi tulisan lainnya dan tentunya berhubungan dengan belajar bisnis
 
   Terima kasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar